Tekan Zona Merah, Kalbar Tambah 848 Kamar Tidur Pasien Covid-19

Antara
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson. Foto: Antara

PONTIANAK, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Barat (Kalbar) mulai mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 dengan menambah 848 kamar tidur pasien Covid-19 yang disebar di seluruh rumah sakit kabupaten/kota. Lonjakan kasus terjadi di Kalbar pascalebaran 2021.

Kadis Kesehatan Kalbar, Harisson, mengatakan, antisipasi ini dilakukan agar Kalbar tidak memiliki wilayah zona merah. Sebab jika kapasitas kamar tidur sudah melebihi 80 persen maka wilayah tersebut sudah masuk zona merah.

"Jika sudah berada di zona kuning, kita sudah harus berhati-hati," ujar Harisson, Sabtu (29/5/2021).

Dia mengatakan, kapasitas bed occupancy ratio (BOR) atau kamar tidur di RS Sudarso Pontianak sudah 60 persen. Maka Pemprov Kalbar memilih untuk menambah kapasitas ketersediaan kamar tidur untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

"Di RS Sudarso sudah kita tambah 139 tempat tidur. Sekarang BOR-nya sudah 60 persen dan untuk tempat tidur di seluruh rumah sakit yang ada di Kalbar hingga hari ini ketersediaan tempat tidur bertambah 848," ujarnya.

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kondisi Terkini Wali Kota Bandung Farhan Stabil, Dokter Masih Observasi Medis

5 hari lalu

Kronologi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit

5 hari lalu

Penampakan Wali Kota Bandung Farhan Dievakuasi ke RS, Terbaring Lemas Diinfus

5 hari lalu

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Mendadak Dilarikan ke RS, Sakit Apa?

3 bulan lalu

Polisi Bongkar 5 Kasus Peredaran Obat Keras di Tasikmalaya, 6 Pengedar Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal