Kasus Kekerasan di Kalsel Didominasi Anak-Anak, 9 Korban Perempuan

Tim iNews
Ilustrasi. (Okezone/stutterstock)

BANJARBARU, iNews.id – Sebanyak 29 kasus kekerasan anak terjadi di Kalimantan Selatan selama pandemi Covid-19. Sedangkan 9 kasus kekerasan lainnya korbannya perempuan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kalsel, Riko Ijami mengatakan, kasus kekerasan tersebut dipicu pemutusan hubungan kerja (PHK) dampak pandemi virus corona atau Covid-19. Angka korban kekerasan meningkat dibanding tahun 2019.

“Kasus kekerasan yang terjadi bukan disini bukan hanya fisik, tapi ada psikologis dan keadaan ekonomi secara finansial, bahkan dimasa pandemi ini sangat berpengaruh,” ujarnya seperti dikutip laman Pemprov Kalsel, Kamis (15/10/2020).

Alasan terjadinya kasus kekerasan di masa pandemi, kata dia kasus PHK menjadi pemicu utama adanya perselisihan antara keluarga hingga berimbas kepada kekerasan terhadap anak-anak.

“Penelantaran suami terhadap istri hingga berimbas pada pelampiasan kekerasan terhadap anak, meski sebenarnya korban lebih banyak daripada kasus,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ribuan Ikan Nila dan Bawal Mati Mendadak di Banjar Kalsel, Ada Apa?

57 tahun lalu

Kebakaran di Banjar Kalsel, 5 Rumah Warga Hangus Dilalap Api

57 tahun lalu

Tersinggung! Pria di Banjar Kalsel Tebas Leher Wanita hingga Hampir Putus

57 tahun lalu

Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Zero ODOL 2027 di Kalsel

57 tahun lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal