Kasus Kematian Ibu dan Bayi di Tabalong Naik 50 Persen, Covid-19 jadi Salah Satu Penyebab

Antara
Ilustrasi Ibu hamil. (Foto: Reuters)

TANJUNG, iNews.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong mencatat kenaikan 50 persen ibu dan bayi meninggal di wilayahnya. Covid-19 menjadi salah satu penyebab kematian tersebut.

Dinkes Tabalong pun mengevaluasi atau dikenal dengan Audit Maternal Perinatal (AMP) ini untuk menelusuri kembali sebab kesakitan dan kematian ibu dan bayi dengan tujuan mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi.

"Tahun ini angka kematian ibu dan bayi naik sekitar 50 persen dan di antaranya disebabkan Covid-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong Taufiqurrahman Hamdie, Selasa (14/12/2021).

Namun secara umum kematian ibu dan bayi paling banyak dipengaruhi status gizi ibu saat hamil yang akan menyebabkan anemia dan masalah pendarahan. Termasuk faktor berat badan rendah akibat kurang gizi dan anemia pada ibu hamil ungkap salah satu dokter di Puskesmas Murung Pudak Diana Hapsari .

Audit Maternal Perinatal melibatkan para bidan koordinator, dokter puskesmas dan tenaga kesehatan di Kabupaten Tabalong.

Melalui audit ini Dinas Kesehatan berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, tentang penyebab kematian ibu dan bayi dari evaluasi penelusuran penyebab kematian.

Sementara itu capaian vaksinasi bagi ibu hamil termasuk sasaran masyarakat umum sebanyak 1.403 orang pada tahap pertama dan tahap kedua 159 orang dari total sasaran 1.470 orang.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
25 hari lalu

Kronologi Ibu dan Anak Tewas Terlindas Truk di Tuban, Sopir sempat Kabur

25 hari lalu

Kecelakaan Maut di Tuban, Ibu dan Anak Tewas Terlindas Truk

1 bulan lalu

Ibu dan Anak Perempuan di Kediri Dibacok Tetangga, Dipicu Pembangunan Saluran Air

3 bulan lalu

Ibu dan Anak Korban Longsor Tapanuli Selatan Ditemukan Tewas Setelah 2 Hari Pencarian

5 bulan lalu

Tragis! Ibu dan Anak Tewas Tenggelam di Sungai Tonjung Bangkalan, Jasad Ditemukan Terpisah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal