Data Terbaru Dampak Gelombang Pasang, 3 Warga Tewas dan 21 Luka-Luka

Irfan Ma'ruf
Jalan Raya Anyer dipenuhi reruntuhan bangunan setelah ombak besar menghantam kawasan tersebut, Sabtu (22/12/2018) malam. (Foto: iNews.id/Masirom)

JAKARTA, iNews.id – Data terbaru dampak gelombang tinggi yang menerjang Pantai Anyer di Kabupaten Pandeglang dan Lampung Selatan menimbulkan tiga korban tewas dan 21 luka-luka. Seluruh korban jiwa ditemukan di Kabupaten Lampung Selatan, pascagelombang pasang yang berlangsung Sabtu (22/12/2018), pukul 21.30 WIB.

Sutopo merinci, di Lampung Selatan tercatat tiga orang meninggal dunia dan 11 orang luka-luka. Para korban dirawat di rumah sakit. Selain itu, lebih dari 30 unit rumah rusak berat. Sedangkan di Kabupaten Pandenglang ada 10 orang luka-luka.

“Pendataan masih dilakukan. Kondisi malam dan gelap menyebabkan belum semua dampak kerusakan diselesaikan,” kata Sutopo.

BPBD bersama TNI, Polri,  Basarnas, SKPD, relawan dan masyarakat melakukan penanganan. Bantuan disalurkan kepada masyarakat. Kondisi pasang laut yang menerjang pantai sebagian sudah surut. Genangan dan material sampah masih banyak di permukiman.

Suopo kembali memastikan, fenomena gelombang pasang ini bukan disebabkan oleh gempabumi yang memicu tsunami atau pengaruh erupsi Gunung Anak Krakatau. Kejadian ini lebih disebabkan oleh dinamika laut dan pengaruh bulan purnama.

“Masyarakat diimbau tetap tenang. Tidak ada tsunami. Penyebab tsunami adalah disebabkan gempa, umumnya gempa lebih besar dari 7 SR,” papar Sutopo.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
23 hari lalu

BNI Salurkan Masker hingga Obat-obatan bagi Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

25 hari lalu

Dampak Erupsi Anak Krakatau, Siswa di Lampung Selatan Belajar Daring

1 bulan lalu

Perahu Nelayan Hancur Dihantam Ombak di Pantai Paseban Jember, 1 Tewas 3 Hilang

2 bulan lalu

Diterjang Ombak Besar, 2 Perahu Nelayan Tenggelam di Pantai Pancer Puger Jember

2 bulan lalu

Gelombang 5 Meter Terjang Pantai Trisik Kulonprogo, Bangunan TPI hingga Pos SAR Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal