Cuaca Ekstrem, 2 Kecamatan di Ambon Terdampak Banjir dan Tanah Longsor

Antara
Dua kecamatan di kota Ambon yakni Baguala, Sirimau dan Leitimur Selatan terdampak bencana banjir dan tanah longsor akibat curah hujan tinggi disertai angin kencang beberapa hari terakhir. Foto: Antara

AMBON, iNews.id - Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini mengakibatkan dua kecamatan di Ambon yakni, Baguala dan Sirimau terdampak banjir dan tanah longsor. Beruntung tidak ada korban jiwa dari bencana-bencana tersebut.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Ambon, Demy Paays, banjir dan longsor disebabkan tingginya intensitas hujan dan angin kencang. Di Desa Waiheru, Kecamatan Baguala misalnya, terjadi banjir akibat drainase yang tersumbat.

Sedangkan di Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau terjadi tanah longsor yang mengakibatkan dua rumah warga rusak. Bahkan akibat angin kencang, pohon roboh dan memalangi jalan di kawasan Ahuru.

"Pohon yang tumbang telah ditebang dan dibersihkan dan diberikan terpal untuk antisipasi," kata Demy, Selasa (18/5/2021).

Tanah longsor juga terjadi di Negeri Hukurila RT 002/RW 001, di jalan lintas Dusun Seri menuju Hukurila. Satu unit Puskesmas, satu unit Sekolah Dasar, lima rumah warga serta tempat pemakaman umum terkena material longsoran.

Tim BPBD Kota Ambon, kata Demy, telah melakukan peninjauan, pendataan, dan memberikan bantuan untuk pembersihan material longsor. Masyarakat yang tinggal di lereng gunung dan bantaran sungai diminta untuk terus waspada.

"Kami telah melakukan pemantauan dan memberikan bantuan berupa gerobak, sekop, terpal dan karung bagi keluarga untuk membersihkan lokasi serta antisipasi terjadinya longsor susulan," ujarnya.

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Longsor di Lembah Anai Sumbar, Jalur Padang-Bukittinggi Putus Total

57 tahun lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

57 tahun lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

Puting Beliung Rusak Sekolah dan Rumah Warga di Bengkalis, Siswa Diliburkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal