Ditemukan Sejumlah Kejanggalan, Kinerja Gustu Covid-19 Maluku Disorot

Antara
Ilustrasi Covid-19. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id - Kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Maluku disorot. Ada sejumlah kejanggalan yang ditemukan di antaranya penyampaian data dan pertanggungjawaban.

"Kami setiap saat selalu mengikuti pernyataan pers GTPP Covid-19 Maluku. Namun, ada sejumlah kejanggalan dan persoalan yang mesti diperjelas," kata juru bicara Fraksi GerindraDPRD Maluku, Saudah Tuanakotta Tethool, Rabu (7/10/2020).

Atas hal tersebut, dia meminta Gubernur Murad Ismail mengintensifkan pengawasan. Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap raperda tentang perubahan APBD Maluku tahun anggaran 2020. Rapat ini dipimpin Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury.

Saudah menyontohkan, jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat di 25 rumah sakit dan tempat karantina dengan jumlah terkonfirmasi yang masih dalam perawatan, selalu terjadi selisih yang sangat besar.

Seperti data pernyataan pers GTPP Maluku 4 Oktober 2020, dimana ada 843 orang terkonfirmasi yang tidak dirawat atau dikarantina di 25 fasilitas yang disediakan pemerintah.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
4 hari lalu

Baru 2 Tahun Berdiri, Gedung Puskesmas Salupangkang Retak dan Dikosongkan

4 hari lalu

Kebakaran Instalasi Gizi RSSA Malang, 19 Pasien Sempat Dipindahkan

4 hari lalu

RSUD Rantauprapat Buka Suara soal Video Viral Pasien Diduga Ditolak, Ini Penjelasannya

13 hari lalu

Kebakaran RSUD Ryacudu Lampung Utara, 19 Pasien Dievakuasi usai 2 Kali Terdengar Ledakan

1 bulan lalu

Pasien RSUD dr Haryoto Lumajang Meninggal, Keluarga dan Rumah Sakit Beda Versi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal