Dramatis Aksi Penangkapan 3 Nelayan di Sikka Cari Ikan Pakai Bahan Kimia Berbahaya

Joni Nura
Polres Sikka saat ekspose nelayan yang menangkap ikan pakai bahan kimia berbahaya. (Foto: iNews/Joni Nura)

SIKKA, iNews.id - Polisi menangkap tiga nelayan yang menangkap ikan menggunakan bahan kimia berbahaya di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka terancam hukuman penjara maksimal 6 tahun atas perbuatannya yang dapat merusak biota laut.

Pantaua iNews, penangkapan yang dilakukan anggota SatpolairPolres Sikka ini berlangsung dramatis. Ketiga nelayan asal Kampung Buton, Kelurahan Kota Uneng sempat coba melarikan hingga dikejar aparat di sekitar perairan Teluk Maumere.

Mereka masuk ke hutan bakau, namun polisi bergerak cepat menangkapnya dan langsung dibawa ke Mapolres Sikka.

"Total ada tiga nelayan yang kami tangkap karena mencari ikan menggunakan bahan kimia beracun," ujar Wakapolres Sikka Kompol Rully Pahroen, Selasa (20/6/2023).

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa bahan kimia beracun mengandung metomil dan dua unit sampan. Bahan kimia yang digunakan ini diidentifikasi dapat meracuni dan merusak biota laut lainnya.

"Bahan ini berbahaya bila dipakai menangkap ikan karena dapat merusak biota laut lainnya," katanya.

Atas perbuatan ini, para pelaku dijerat dengan Undang-Undang Perikanan dengan ancaman kurungan maksimal 6 tahun penjara. Polisi berharap para nelayan tidak menggunakan bahan kimia selama melaut agar ekosistem laut di perairan Teluk Maumere tetap terjaga.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 hari lalu

Nelayan Inhil Diterkam Buaya 5 Meter hingga Luka-Luka, Bertahan di Sampan 6 Jam

18 hari lalu

Kapal Mati Mesin Diterjang Ombak Tinggi, 4 Nelayan Terombang-ambing di Laut Bangka

1 bulan lalu

Nelayan Situbondo Hilang saat Melaut Ditemukan Meninggal, Tangis Keluarga Pecah

1 bulan lalu

Kronologi Kapal Bawa 11 Nelayan Tenggelam di Konawe Utara, Lambung Bocor Dihantam Ombak

1 bulan lalu

Nelayan Situbondo Hilang 2 Hari Ditemukan Selamat, Bertahan dengan Tutup Boks Ikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal