Jembatan di Halut Putus Diterjang Banjir, Warga Seberangi Sungai dengan Rakit Darurat

Ismail Sangaji
Rakit darurat yang digunakan warga terdampak banjir di Halut. (Foto: iNews/Ismail Sangaji)

HALMAHERA UTARA, iNews.id - Warga terdampak banjir di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut) mulai beraktivitas meski jembatan penghubung tiga kecamatan terputus. Mereka menggunakan rakit darurat untuk menyeberangi Sungai Tiabo dan mengangkut warga, barang bahkan kendaraan roda dua.

Seperti yang dilakukan warga Ngidiho. Secara berkelompok, mereka membuat rakit sebagai usaha bersama. 

"Setelah jembatan ini putus, kami membuat rakit sebagai usaha bersama. Selain itu juga memudahkan masyarakat dari tiga kecamatan yakni Galela Uatar, Loloda Utara dan Loloda Pulau supaya aktivitas bisa lancar, kata warga Ngidiho, Fermenas Budiman, Kamis (21/01/2021).

Dia menambahkan, untuk menyeberang, per orang dikenakan biaya Rp10.000. Sementara untuk sepeda motor Rp 25.000. Untuk orang sakit dibebaskan biaya alias gratis. 

Dalam waktu satu minggu, rakit ini mampu mengumpulkan uang lebih dari Rp9 juta. Dana tersbut akan digunakan untuk kebutuhan kelompok.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,2 di Pulau Doi Maluku Utara, Ini Analisis BMKG

57 tahun lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

57 tahun lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal