Kepala Desa di Ambon Diduga Korupsi Dana Pembebasan Lahan untuk Dermaga Lantamal

Antara
Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku. (Foto: Antara).

AMBON, iNews.id - Seorang kepala desa diduga korupsi dana pembebasan lahan untuk pembangunan dermaga dan sarana Lantamal Ambon. Dugaan peyimpangan ini ditangani Kejaksaan Tinggi Maluku.

Ada empat orang yang terlibat di antaranya Kepala Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, berinisial JNT. Lalu JRT dan JRS, dua anggota saniri (lembaga adat) dan JST, mantan kades. Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi.

"Penyidik telah menetapkan keempatnya sebagai tersangka dugaan kasus korupsi," kata Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku, Wahyudi Kareba, di Kota Ambon, Jumat (26/6/2021).

"Kasus ini terungkap setelah salah satu staf saniri melaporkan adanya indikasi penyimpangan dana hasil penjualan tanah milik desa," ujarnya.

Dugaan penyimpangan tersebut diperkirakan terjadi antara 2016 dan 2017. Karena pembebasan lahan ini mulai berlangsung pada 2015 untuk pembangunan di Lantamal Ambon.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
2 hari lalu

Mantan Kepala BP2P Sulawesi III Ditahan dalam Kasus Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif

17 hari lalu

3 Kasus Dugaan Korupsi Dibongkar Polda Lampung, Kerugian Negara Rp14,16 Miliar

18 hari lalu

Massa Pro dan Kontra Sudewo Bentrok di Tipikor Semarang, Polisi Turun Tangan

21 hari lalu

Geledah Kantor Gakkum KLHK, Kejati Papua Barat Usut Dugaan Korupsi Anggaran Rp50 Miliar

22 hari lalu

Eks Kadis Perkimtan Palembang Agus Rizal Divonis 1 Tahun 4 Bulan karena Korupsi Rp1,6 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal