Nelayan Gelap Ambil Telur Ikan Terbang di Tanimbar, DPRD Maluku: Sudah Lama Meresahkan

Antara
Ketua Komisi II DPRD Maluku, Santhy Tethol, memberikan keterangan pers, Kamis(8/7/2021). Dia meminta aparat menertibkan nelayan gelap yang mengambil telur ikan terbang di Tanimbar. Foto: Antara/Daniel Leonard

AMBON, iNews.id - Nelayan gelap sudah terdeteksi sejak lama mencari dan mengambil telur ikan terbang di perairan Kepulauan Tanimbar, Maluku. Ketua Komisi II DPRD Maluku, Santy Tethol, meminta Polisi Air Polda untuk melakukan penertiban karena kegiatan tersebut merugikan nelayan lokal.

Menurutnya, nelayan gelap atau tidak mengantongi izin resmi mencari telur ikan terbang, merugikan daerah. Dibutuhkan tindakan tegas mengatasi persoalan ini agar tidak menimbulkan kesan pembiaran.

"Banyak nelayan andong yang datang dengan kapal untuk mencari telur ikan terbang dan sudah lama meresahkan para nelayan lokal," kata Santy Tethol, Kamis (8/7/2021).

Santy meyakini Gubernur Maluku mendukung langkah kepolisian menertibkan andong dan nelayan gelap itu. Koordinasi lintas instansi harus berjalan, khususnya dengan dinas yang mengeluarkan izin.
  
"Gubernur juga sangat setuju kalau izin kapal andong dicabut dan para nelayannya ditertibkan atau menyuruh mereka meninggalkan lokasi pencarian telur ikan," tuturnya.

Aktivitas pencarian telur ikan terbang di perairan Kepulauan Tanimbar oleh nelayan andong asal luar daerah sudah berjalan sejak 2012. Komisi II DPRD Maluku telah menggelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Perikanan pada 2020 membahas keluhan nelayan Tanaimbar atas kehadiran kapal-kapal andong.

Kadis Kelautan dan Perikanan Maluku, Abdul Haris dalam rapat tersebut menyebutkan, ada ratusan kapal andong yang beroperasi namun tidak seluruhnya mengantongi izin resmi. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) dalam tiga tahun terakhir mengeluarkan 89 izin  untuk kapal berukuran 10 sampai 30 GT, dan 27 izin untuk kapal dengan alat tangkap khusus untuk mengambil telur ikan terbang.

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
4 jam lalu

ABK KM Mayangsari II Tewas saat Melaut di Masalembo, Sempat Muntah Darah

6 hari lalu

Cari Ikan di Laut, Nelayan di Tulungagung Temukan Mayat Mengapung di Teluk Popoh

12 hari lalu

Nelayan asal Pangkep Tewas di Pantai Tangairi Sumba, Tersangkut Karang saat Cari Gurita 

17 hari lalu

Hilang saat Melaut, Nelayan Ditemukan Tewas di Bibir Laut Cirebon

18 hari lalu

Bom Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Blok Masela, Proyektil Meriam 91 Kaliber 105 mm

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal