Oknum Brimob Penembak Warga Terancam Dipecat, Kapolda Maluku : Banyak Anggota Lebih Bagus

Antara
Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif. (Foto: Antara).

AMBON, iNews.id  - Oknum anggota Brimob diduga terlibat kasus penembakan warga di lokasi penambanganemas ilegal Gunung Botak, Pulau Buru, terancam di pecat atau sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Saat ini pelaku telah ditahan di Mako Brimob.

Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif mengatakan, pelaku akan menjalani proses persidangan secara terbuka. Polri, kata dia tunduk pada peradilan umum untuk kasus menghilangkan nyawa orang lain.

"Untuk oknum Brimob sudah kita tangkap dari hari pertama dan ditahan di Mako Brimob," ujar Lotharia di Ambon, Kamis (3/2/2022).

Selain itu dia menyampaikan, untuk kasus dugaan pelanggaran kode etik, yaitu bagaimana pelaku menyalahgunakan kewenangan dan senjata api. Ancaman hukuman terberatnya, kata dia PTDH dari institusi.

"Saya yakin dengan kejadian seperti ini menjadi risiko karena tidak mencerminkan anggota Birmob dan masih jauh lebih banyak anggota lainnya yang masih lebih bagus," ucapnya

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
5 hari lalu

100 Anggota Brimob Dikerahkan ke NTT, Perkuat Operasi SAR dan Bantuan Korban Gempa

19 hari lalu

5 Orang Ditangkap, Termasuk Perempuan Otak Sindikat Penipuan Emas Dikendalikan dari Lapas

30 hari lalu

Geledah Rumah Mewah di Manado, Kejati Sulut Sita Emas hingga Uang Rp18 Miliar

2 bulan lalu

Pabrik Emas di Sidoarjo Disita Bareskrim terkait Tambang Ilegal

3 bulan lalu

4 Debt Collector Penganiaya Brimob di Serang Ditangkap, 6 Diburu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal