Sambut Hari Konservasi Alam Nasional, 65 Satwa Liar Dilepasliarkan di Hutan Halmahera Barat  

Umaya Khusniah
Petugas BKSDA Maluku dan lembaga terkait usai melepasliakan satwa dilindungi di Hutan Halmahera Barat. (Foto: Instagram BKSDA Maluku)

JAKARTA, iNews.id – Sebanyak 65 ekor satwa liar dilindungi kembali dilepasliarkan oleh petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku. Satwa-satwa ini merupakan hasil sitaan, temuan, penyerahan dari TNI, Polri, masyarakat serta pengamanan petugas Polhut Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Ternate dan BKSDA Maluku.

Pelepasliaran dilakukan di Bukit Tanah Putih, Desa Domato, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Selasa (30/3/2021). Acara pelepasliaran ini dihadiri oleh Kepala BKSDA Maluku, Danny H Pattipeilohy, perwakilan dari Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate, Camat, Danramil dan Kapolsek Jailolo Selatan, perwakilan KPH Halmahera Barat, Kepala Desa Domato serta seluruh personel SKW I Ternate. 

“Kegiatan pelepasliaran ini merupakan sebuah aksi konservasi yang dilakukan dalam rangka menyongsong Hari Konservasi Alam Nasional 10 Agustus,” katanya. 

Dia menambahkan, satwa-satwa liar ini merupakan warisan sehingga diharapkan keterlibatan seluruh pihak terkait untuk menjaga dan melestarikannya. Apabila ditemukan indikasi pengumpulan satwa liar dalam jumlah besar, warga  dapat melapor kepada petugas untuk dapat melakukan penindakan.

Seperti disebutkan oleh BKSDA dalam akun Insatagramnya @bksdamaluku, secara detail, satwa liar dilindungi yang dilepasliarkan terdiri atas 16 ekor Kakatua Putih (Cacatua alba), 31 ekor Kasturi Ternate (Lorius garrulus), tiga ekor Nuri Kalung Ungu (Eos squamata) dan 15 ekor Nuri Bayan (Eclectus roratus).

Sebelum dilepasliarkan, satwa-satwa tersebut telah menjalani proses rehabilitasi di Kandang Transit SKW I Ternate selama kurang lebih empat bulan. Selanjutnya, mereka melalui pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan dan dinyatakan sehat, serta menjalani proses habituasi selama dua hari.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Ibu Meletus Pagi Ini, Kolom Abu Capai 400 Meter dari Puncak

57 tahun lalu

Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai Ketinggian 500 Meter

57 tahun lalu

Polres Lampung Selatan Gagalkan Pengiriman 807 Burung Ilegal di Pelabuhan Bakauheni

57 tahun lalu

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gunung Ibu Erupsi Muntahkan Kolom Abu Vulkanik 1.000 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal