Tradisi Unik Peresean di Lombok yang Masih Eksis, Pertarungan Gladiator Versi Suku Sasak

Nani Suherni
Tradisi unik peresean di Lombok sampai saat ini masih eksis keberadaannya (Foto: Antara)

LOMBOK,  iNews.id -Tradisi unikperesean di Lombok sampai saat ini masih eksis keberadaannya. Pertarungan gladiator versi Suku Sasak ini awalnya tercipta untuk mencari seorang kesatria yang tangguh.

Dalam jurnal yang ditulis Solikatun, Lalu Wirasapta Karyadi, Ika Wijayanti Universitas Mataram dengan judul 'Eksistensi Seni Pertunjukan Peresean pada Masyarakat Sasak Lombok' membahas bagaimana tradisi ini masih sering ditemui di lombok.

Dalam pelaksananya, peresean akan diikuti dua petarung laki-laki (pepadu). Keduanya di lengkapi dengan senjata tongkat rotan dan perisai. Selain untuk mencari seorang kesatria, tradisi ini juga untuk menguji keberanian para laki-laki suku Sasak. Peresean hanya dilaukan oleh kaum adam. 

Aturan mainnya, kedua kesatria ini akan dipandu oleh tiga wasit. Satu wasit mengawasi pertandingan (Pakembar Tengah). Kemudian satu wasit lagi memilih para Pepadu (petarung). Bak pertarungan gladiator, lokasi adu ini berada di lapangan. Tujuannya agar bisa ditonton masyarakat. 

Para Pepadu ini akan beraksi selama lima ronde dengan durasi tiga menit setiap rondenya. Larangan dalam tradisi peresean yakni Pepadu tidak boleh memukul badan bagian bawah seperti paha atau kaki. Pepadu boleh memukul bagian atas seperti kepala, pundak atau punggung.

Setiap pukulan memiliki nilai masing-masing, dan. Pemenang Peresean ditentukan dari nilai yang diperoleh setiap rondenya. Para Pepadu akan dinyatakan kalah jika sudah menyerah atau berdarah. 

Aturan lainnya menyebutkan jika penjali atau rotan yang dipegang pepadu terjatuh sampai tiga kali maka dinyatakan kalah. Usai bertarung, keduanya kemudian bersalaman dan berpelukan. Ini sebagai tanda damai dan tidak ada dendam usai petarungan.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

5 Destinasi Wisata Halal di Lombok yang Bikin Liburan Makin Berkah dan Menenangkan!

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunung Rinjani yang Wajib Diketahui Pendaki

57 tahun lalu

Tradisi Weh-Wehan di Kaliwungu Kendal, Lebaran Maulud yang Dinanti Warga

57 tahun lalu

Viral! Duel ala Gladiator Pelajar dari 2 Sekolah di Lebak, Saling Baku Hantam

57 tahun lalu

Tradisi Unik Jelang HUT RI di Dobangsan Kulonprogo, Warga Pasang 1.000 Bendera Merah Putih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal