BNPT Akui Aksi OPM Lebih Berbahaya dari Tindakan Teroris 

Andi Mohammad Ikhbal
Kelompok kriminal bersenjata pro OPM. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengakui aksi kelompok pro Organisasi Papua Merdeka (OPM) lebih berbahaya dari tindakan teroris. Kegaduhan yang mereka timbulkan bisa merugikan NKRI.

Direktur Deradikalisasi BNPT, Irfan Idris mengatakan, selama ini label teroris memang selalu ditujukan pada kelompok dengan simbol keagamaan.

"Tapi varian radikalisme di Indonesia bisa dikategorikan pada tiga hal yaitu politik, keyakinan, dan tindakan," kata Irfan dalam keterangannya, Minggu (17/1/2021).

OPM dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) sebetulnya masuk dalam aksi teror dengan kategori politik. Bukan hanya menyuarakan separatisme, tapi juga perlawanan secara brutal hingga memakan korban jiwa di kalangan warga sipil.

"Aksi teror OPM yang bergerak pada aspek geografis ini justru lebih berbahaya. kalau dibiarkan terus menerus akan merugikan NKRI," ujar dia.

Sebelumnya Direktur Eksekutif Pusat Studi Kemanusiaan dan Pembangunan (PSKP), Efriza mengatakan, OPM sudah layak dianggap sebagai teroris. Karena aksi mereka yang brutal sampai menewaskan warga sipil.

"Sudah sangat layak apabila OPM dikatakan sebagai organisasi teroris karena aksi yang dilakukan selama ini bukan hanya memakan korban dari anggota TNI-Polri, tapi juga warga sipil," ujar Efriza.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemasok Senjata KKB Papua Ditangkap di Pasar Sentral Sarmi, Ini Rekam Jejaknya

57 tahun lalu

Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Ditangkap di Pasar Kago Ilaga Puncak

57 tahun lalu

Identitas Anggota KKB Ditangkap di Sugapa Intan Jaya, Anak Buah Apen Kobogau

57 tahun lalu

Tragedi di Pedalaman Yahukimo, 8 Pendulang Emas Tewas Dibantai KKB OPM

57 tahun lalu

Brimob Baku Tembak dengan Diduga KKB di Dogiyai, Senjata SS1 hingga Busur Panah Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal