Bupati Raja Ampat Dukung Upaya Hukum Tenaga Honorer Dipecat Kepala Dinas

Chanry Andrew Suripatty
Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati memimpin rapat. (Foto: iNews/Andrew Chanry).

WAISAI, iNews.id - Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, naik pitam begitu mendapat kabar bahwa puluhan tenaga honorer yang bekerja di lingkungan pemerintah daerah diberhentikan sepihak. Dia mendukung para ASN tersebut melakukan upaya hukum di pengadilan.

"Kalau mau dibawa ke ranah hukum silakan. Itu lebih bagus. Tuntut hak kalian selama bekerja," kata Bupati Abdul Faris di Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Senin (8/6/2020).

Dia mengatakan, akan mencari bantuan hukum untuk para ASN yang dipecat tersebut. Kalaupun kalah dalam gugatan yang diajukan oleh para ASN, Bupati Abdul Faris mengaku siap bertanggung jawab memberikan ganti rugi.

Sebab pemecatan sepihak ini, kata dia, akan menciptakan masalah baru di daerah. Apalagi di tengah-tengah pandemi virus corona saat ini. Justru Bupati pun menegur kepala dinas terkait yang menyetujui pemecatan mereka.

"Sampaikan kepada kepala dinas perikanan. Jangan cuma tahu makan untung saja," ujar dia.

Sebelumnya Bupati melakukan mediasi dengan sejumlah pegawai honorer yang terkena sanksi pemecatan. Dalam kegiatan tersebut hadir juga sekretaris daerah dan sejumlah kepala dinas terkait.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
5 hari lalu

ASN Berteduh Tinggalkan Barisan Saat Upacara, Sekda Mamuju Tengah: Saya Akan Cek Siapa Saja

5 hari lalu

Puluhan ASN Tinggalkan Barisan dan Berteduh Saat Upacara HUT RI di Mamuju Tengah

25 hari lalu

4 Orang Ditetapkan Tersangka Tambang Emas Ilegal di Mamuju, Termasuk ASN

25 hari lalu

ASN Cianjur Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Sesama Jenis, Pemkab Siapkan Sanksi Tegas

29 hari lalu

Suami Guru ASN Tanjungbalai Jadi Tersangka Pencabulan Murid SD, Terancam Penjara 9 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal