Kebakaran Kantor Gubernur Papua Diduga akibat Korsleting Listrik AC

Chanry Andrew Suripatty
Petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan api yang membakar Gedung Sasana Krida di kompleks Kantor Gubernur Papua. (Foto: iNews.id/Chanry Andrew Suripatty)

JAYAPURA, iNews.id - Kebakaran yang melanda Gedung Sasana Krida di lingkungan Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Minggu (11/11/2018) sekitar pukul 12.30 WIT diduga akibat hubungan pendek arus listrik dari kompresor AC (pendingin ruangan).

Juru Bicara Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan, dari hasil olah kejadian diketahui sumber api yang membakar gedung tersebut diduga berasal dari korsleting arus listrik pada kompresor AC. "Kasus kebakaran tersebut sementara dalam penanganan Polres Jayapura Kota dengan di-back up Polda Papua," kata Kombes Pol AM Kamal dalam rilisnya, Minggu (11/11/2018).

Dalam kejadian tersebut, menurut Kamal, tidak menimbulkan korban jiwa namun kerugian materil berupa bangunan dan isi gedung atau Aula Sasana Krida habis terbakar. “Semua kursi dan sound system yang melekat pada dinding gedung ludes terbakar,” katanya.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi Papua, Israil Ilolu mengatakan, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIT setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran dan water cannon milik Polda Papua, serta sekitar 10 mobil tandon air tiba di lokasi kejadian.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, dan api hanya menjalar di sekitar area Gedung Sasana Krida," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Klinik Kesehatan di Martapura Terbakar, Peralatan Medis Hangus

57 tahun lalu

Pikap Terbakar Hebat di Tuban Picu Kepanikan Warga, Sopir Menghilang dari Lokasi

57 tahun lalu

Kebakaran Hebat Gudang Penyimpanan Alas Tembakau di Bondowoso, Kerugian Miliaran Rupiah

57 tahun lalu

Kebakaran Monumen Tugu Sisingamangaraja XII di Medan, Api Hanguskan Pendopo

57 tahun lalu

Ditinggal ke Perayaan Ulang Tahun Tetangga, Rumah Mewah di Gorontalo Hangus Terbakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal