Kisah Dua Doni Monardo, Bertemu setelah 6 Bulan Pascabanjir di Sentani Papua

Aditya Pratama
Kepala BNPB Doni Monardo menggendong bayi Doni didampingi kedua orantuanya di Sentani, Papua, Selasa (3/9/2019). (Foto: BNPB)

SENTANI, iNews.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi bantuan pemulihan sosial ekonomi bagi warga di sekitar Danau Sentani, Jayapura, Papua, Selasa (3/9/2019). Mereka merupakan warga yang terdampak banjir bandang pada 16-17 Maret 2019 silam.

Ketika itu, banjir seperti air bah datang dari atas pegunungan Cyclops dan menggulung semua yang ada di bawahnya. Seratusan lebih warga menjadi korban dan lainnya luka-luka. Beberapa hari setelah itu kota lumpuh. Bahkan sisa-sisa derasnya air yang membawa petaka masih membekas di tembok-tembok bangunan perkotaan dan bisa dilihat dengan mata telanjang hingga hari ini.

Enam hari pascabanjir, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo hadir bersama pasukannya di bawah bendera BNPB membawa harapan bagi warga yang terdampak. Dia datang mendengar keluhan dan membawa kebutuhan warga yang terdampak banjir bandang.


Matanya merekam segala sesuatu yang menjadi derita warga pada saat bencana. Dialog demi dialog terjadi sehingga bantuan terus mengalir bagi korban terdampak melalui perintahnya.

Apa yang dilakukan Doni Monardo sebagai Kepala BNPB ternyata disimpan dalam ingatan Yunita Dayopo, seorang ibu yang sedang hamil tua saat bencana terjadi. Kehadiran Kepala BNPB mengilhami ibu tersebut menamai bayi laki-laki yang dilahirkan dengan nama yang sama dengan sang pemberi harapan.

Doni Monardo kecil itu lahir pada 26 Maret 2019 atau tepatnya sehari setelah mantan Komandan Jenderal Kopassus itu berkunjung dan memberi bantuan di wilayahnya.

"Kami berharap agar supaya Doni Monardo Ibo dapat mencontoh bapak Doni sebagai prajurit yang gagah berani dan sebagai Kepala BNPB yang berhati mulia, pemberi harapan nyata bagi bangsa dan negara Indonesia," ucap Yunita.


Harapan itu diungkapkan kedua orang tua Doni Monardo Ibo yang turut hadir pada rangkaian acara kebersamaan bertajuk sehelai papeda dari pinggiran Danau Sentani untuk persatuan dan kedamaian bagi Tanah Papua dan Indonesia di Bumi Kenambai Umbai, Sentani, Jayapura, Selasa (3/9).

Dalam acara tersebut, Kepala BNPB Doni Monardo memberi bantuan 26 perahu katamaran, 260 alat pengasap ikan, 100 ribu pohon masohi dan dua pabrik sagu, sebagai bagian dari pemulihan sosial ekonomi bagi warga terdampak banjir Sentani di Danau Sentani.

Pada kesempatan itu, dua Doni Monardo bertemu dalam suasana damai dan penuh suka cita. Doni kecil tampak tenang ketika digendong Doni Monardo. Senyum bahagia merekah di wajah Kepala BNPB sesaat setelah mendekap erat bayi pemilik nama yang sama berusia enam bulan itu.

"Dia mirip sama dengan saya, ya. Kulitnya bersih," ucap Doni yang disambut tawa dari warga.

Sebelum menyerahkan kembali kepada kedua orangtuanya, Doni Monardo mendoakan dan berharap semoga kelak Doni Monardo Ibo bisa menjadi sosok yang berguna bagi bangsa dan negara.

"Semoga Doni Monardo Ibo kelak menjadi manusia yang tangguh. Berguna bagi keluarga, bangsa dan Negara,” tuturnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bogor dan Bekasi Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

57 tahun lalu

Kekeringan Landa 4 Kabupaten di Jateng, Ribuan Warga Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

Update Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah: 1.652 Rumah Rusak, 3 Tewas dan 91 Luka-Luka

57 tahun lalu

Update Gempa M 6,7 Guncang Sulteng, 1.074 Rumah Rusak, 73 Luka-Luka dan 1 Tewas

57 tahun lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal