Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan Nduga, OPM Sebut Sasarannya TNI

Chanry Andrew Suripatty
Ilustrasi pasukan OPM. (Foto: Okezone).

WAMENA, iNews.id - Kelompok kriminal separatis bersenjata dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Egianus Kogoya mengaku bertanggung jawab atas penyerangan yang menewaskan puluhan pekerja jembatan di Distrik Mbua, kabupaten Nduga, Papua.

Juru bicara kelompok OPM pimpinan Egianus Kogoya, Sebby Sambom, mengatakan setelah aksi serangan tersebut, Panglima Daerah Militer Makodap III Ndugama mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya lah yang bertanggung jawab atas pembunuhan kepada para pekerja Istaka Karya.

"Sejak tanggal 2 Desember 2018 di bawah pimpinan komandan Tuan Pemne Kogeya telah melakukan operasi dengan sasaran Jembatan Kali Aworak, Kali Yigi Pos TNI Distrik Mbua," kata Sebby dalam siaran pers yang diterima wartawan di Kabupaten Wamena, Papua, Rabu (5/12/2018).

Dia mengatakan, operasi ini sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu. Pihaknya sudah memantau dan melakukan patroli terhadap para pekerja di sana. Mereka sudah mempelajari keseharian serta aktivitas buruh tersebut.

Pos Mbua, kata dia, merupakan pos resmi sebagai kontrol TNI. Mereka yang bekerja di Kali Aworak dan Yigi, murni anggota TNI. Karena itu, mereka mengklaim serangan tersebut tidak salah sasaran. Pihak OPM tahu mana yang pekerja dan tentara.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
23 jam lalu

Adik Bunuh Kakak Kandung di Musi Rawas Sumsel, Korban Tewas Ditusuk 3 Kali

9 bulan lalu

Meniti Peta Jalan Prabowo Wujudkan Swasembada Energi di Papua

3 hari lalu

Jubir OPM Sebby Sambom Klaim Tembak 3 ASN Jayawijaya: Siapa Suruh ke Papua!

4 hari lalu

Polisi Identifikasi 2 DPO dalam Video Call, Diduga Terlibat Penembakan 3 ASN Jayawijaya

4 hari lalu

Lansia Tewas di Garut Bukan Dibunuh ODGJ, Ternyata Dianiaya Pria Mabuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal