Kondisi Lukas Enembe Sebelum Meninggal, Rutin Cuci Darah di RSPAD

Nur Khabibi
Kuasa hukum Lukas Enembe mengungkap kliennya rutin cuci darah di RSPAD Gatot Soebroto sebelum meninggal dunia hari ini. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Petrus Bala Pattyona, Kuasa hukum mantan Gubernur PapuaLukas Enembe, mengungkap kliennya rutin menjalani cuci darah di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, sebelum meninggal pada Selasa (26/12/2023). Lukas diketahui mengidap diabetes melitus.

"Sejak persidangan kan beliau dirawat di RSPAD cuci darah," kata Petrus saat dihubungi wartawan, Selasa (26/12/2023).

Dia mengatakan, kondisi Lukas Enembe mengalami penurunan sebelum meninggal. Hingga akhirnya Lukas dinyatakan meninggal pada pukul 11.00 WIB.

Diketahui, hukuman Lukas Enembe diperberat menjadi 10 tahun penjara di tingkat banding. Dia sebelumnya divonis 8 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Lukas harus beberapa kali dibantarkan dari penahanan di Rutan KPK untuk menjalani perawatan di RSUD Gatot Soebroto. Pembantaran dijalani sejak persidangan.

Kuasa hukum Lukas Enembe lainnya, Stefanus Roy Rening, mengungkap sejumlah penyakit yang diderita oleh kliennya. Dia mengungkapkan, Lukas sempat terserang stroke sebanyak 4 kali sejak 2018.

"Sejak 2018-2019 sudah sakit kena stroke, dia sudah empat kali kena stroke. Sakit kemudian sembuh, sakit lagi, setahun terakhir sejak operasi besar, jantung, pankreas dan mata rutin menjalankan pengobatan di Singapura," katanya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2022).

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! ASN Cantik di Surabaya Tewas usai Dijambret, Keluarga Desak Pelaku Ditangkap

57 tahun lalu

Misteri Siswi SD Tewas dalam Rumah di Sragen, Polisi Sebut Ada Dugaan Kekerasan

57 tahun lalu

Kronologi Siswi SD Ditemukan Tewas dalam Rumah di Sragen, Motor Keluarga Ikut Hilang

57 tahun lalu

Innalillahi, 49 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal