Kronologi Penembakan KKB di Nduga, Korban Ternyata Warga Asli Papua

Andi Mohammad Ikhbal
Kelompok kriminal bersenjata atau KKB di Papua. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali melakukan penyerangan secara brutal yang menewaskan warga sipil di Kabupaten Nduga. Korban ternyata warga asli Papua.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan, kronologinya berawal saat korban atas nama Yulius Wotepo berangkat dari kamp milik perusahaan ke lokasi kerja.

Dia berprofesi sebagai pekerja pembangunan jalan di depan rumah dinas bupati. Saat mendengar suara tembakan, korban langsung berusaha kembali ke kamp. Namun dia terkena tembakan.

"Korban sempat dievakuasi ke Mimika, namun nyawanya tidak tertolong," kata Kombes Pol Kamal di Kota Jayapura, Papua, Senin (16/11/2020).

Dalam penyerangan ini, kata dia, KKB mengincar TNI Satgas Penyangga Yonif PR 330/TD Pasar Baru Kenyam, Kabupaten Nduga. Namun mereka malah menembaki warga sipil.

TNI dan kepolisian sudah memastikan, KKB nantinya akan beralasan bahwa korban Yulius merupakan aparat berpakaian preman, sehingga tak segan-segan menembaki korban.

KKB sudah berulang kali melakukan aksi penyerang semacam itu. Di antaranya tukang ojek dan pekerja bangunan di Kabupaten Intan Jaya. Aksi mereka ini pun dibenci oleh warga.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota HSSBI KKB di Yahukimo, Sita Amunisi

57 tahun lalu

Ditembak Mati! Ini Sepak Terjang Komandan Operasi KKB Yahukimo

57 tahun lalu

Bom Aktif Peninggalan PD II Dimusnahkan di Biak Numfor, Cegah Insiden Ledakan Berulang

57 tahun lalu

Pemasok Senjata KKB Papua Ditangkap di Pasar Sentral Sarmi, Ini Rekam Jejaknya

57 tahun lalu

Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Ditangkap di Pasar Kago Ilaga Puncak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal