Tak Ada Guru, TNI Polri dan Freeport Mengajar Anak-Anak di Kampung Bekas Sarang KKB

Nathan Making
Tim gabungan TNI Polri, PWT dan Freeport mengajar anak-anak di kampung bekas sarang KKB di Tembagapura. (Foto: iNews/Nathan Making)

TIMIKA, iNews.id - Tim gabungan mengajar puluhan anak-anak di Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Mereka membantu mengajar karena di kampung tersebut belum ada guru,

Tim ini terdiri atas beberapa anggota TNI Polri, Persatuan Wanita Tembagapura (PWT) dan Orica PT Freeport Indonesia. Kampung Waa Banti ini merupakan salah satu kampung yang pernah dimasuki kelompok KKB.

Kehadiran KKB di kampung ini membawa dampak sangat buruk, seperti membakar fasilitas kesehatan, sekolah dan lainnya. Sejak saat itu, anak-anak banyak yang putus sekolah dan tidak melanjutkan pendidikan.

Hal itulah yang membuat tim gabungan di Tembagapura berinisiatif membuat program belajar yang dinamakan 'Honai Belajar'. Konsep program ini untuk memberikan pendidikan dasar kepada anak-anak.

Karena terbatasnya akses ke lokasi, membuat program ini hanya dilakukan dua kali dalam satu minggu.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
7 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Usut Jaringan Amunisi Ilegal di Mimika, 3 Orang Diringkus

10 hari lalu

Demerina Korban Penculikan KKB di Jila Mimika Kembali ke Keluarga

24 hari lalu

1 Korban Penyanderaan KKB di Mimika Meninggal Kelaparan, 20 Hari di Hutan Tanpa Makan-Minum

24 hari lalu

Cerita Demerina Korban Penculikan KKB di Mimika, Tidak Makan dan Berteman Mayat

24 hari lalu

1 Korban Penyanderaan KKB di Jila Mimika Berhasil Diselamatkan, Dievakuasi ke Timika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal