Cetak Uang Palsu dari HVS, Zais Ditangkap saat Belanja di Pasar Sampit

Normansyah
Polres Kotawaringin Timur mengamankan pengedar uang palsu, Muhammad Zais (51). Pelaku ditangkap ketika membelanjakan uang palsu yang dicetak menggunakan printer dan kertas HVS di Pasar Sampit, Senin (5/7/2021). Foto: iNews.id/Normansyah

SAMPIT, iNews.id - Pengedar uang palsu, Muhammad Zais (51) ditangkap ketika berbepanja di Pasar Sejumput Sampit, Kotawaringin Timur, Kalteng. Zais sedang membelanjakan uang palsu miliknya yang dicetak menggunakan printer dan kertas HVS.

Seorang pedagang curiga ketika menerima uang belanja pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu dari pelaku. Petugas keamanan pasar yang menerima laporan dari pedagang langsung mengamankan Zais dan menyerahkannya ke Polsek Baamang.

"Yang kemarin dapat uang palsu itu uangnya luntur," kata salah seorang pedagang, Suma, Senin (5/7/2021).

Menurut Suma, Zais sudah sepekan mendatangi pasar dan berbelanja. Pedagang yang sudah mengenalinya sengaja membiarkan untuk menunggu waktu tepat menangkap basah pelaku.

Kasatreskrim Polres Kotawaringin Timur, AKP Zaldy Kurniawan mengatakan, pelaku sengaja membelanjakan uang palsu yang dicetak di pasar untuk menerima uang kembalian yang asli. Pelaku yang sudah melakukan aksinya selama tiga bulan kini mendekam di tahanan dan dijerat Pasal 36 UU No 7/2011/ tentang Mata Uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

"Korban mengetahui dari fisik uang berasal dari kertas biasa yang digunakan untuk mencetak. Fisik yang kita lihat memang berbeda dari asli," ujar Kasatreskrim.

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
12 jam lalu

Beli Uang Palsu via Medsos, Pasutri Edarkan Rp12 Juta untuk Dapat Kembalian Asli

7 hari lalu

Langit Sampit Menguning, Cahaya Matahari Redup Tertutup Kabut Asap Karhutla

15 hari lalu

Polisi Bongkar Rumah Produksi Uang Palsu Rp1 Miliar di Bandung, Pelaku Kakak Beradik

16 hari lalu

Pengedar Uang Palsu Ditangkap di Pangkalpinang, 163 Lembar Pecahan Rp100.000 Disita

21 hari lalu

Kualitas Udara di Sampit Kategori Berbahaya Dampak Karhutla, ISPU Tembus 1.142 Terburuk di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal