Ahli Epidemilogi Unhas: Ada Potensi Klaster Baru Usai Aksi Penolakan Omnibus Law

Sindonews
Syachrul Arsyad
Massa aksi buruh tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja memadati Jalan Raya Bandung-Garut, Kabupaten Bandung, Selasa (6/10/2020). (Foto: Antara)

MAKASSAR, iNews.id - Ahli Epidemiologi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menilai ada potensi terjadi ledakan kasus Covid-19 pascaunjuk rasa penolakan UU Omnibus Law. Sebab terjadi mobilisasi massa saat demonstrasi tersebut.

Pakar dari Unhas Makassar, Prof Ridwan Amiruddin mengatakan, tidak menutup kemungkinan terjadi klaster baru, termasuk di Kota Makassar akibat demonstrasi tersebut.

"Itu yang kami khawatirkan. Peserta demo sudah hampir tidak peduli kesehatannya," kata Prof Ridwan di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (8/10/2020).

Mirinya, aksi demonstrasi ini terjadi di daerah-daerah episentrum penularan Covid-19, seperti Kota Makassar. Kondisi itulah yang dikhawatirkan berpotensi memunculkan klaster cipta kerja.

"Sangat berpotensi adanya ledakan kasus Covid-19, (yang menciptakan) klaster cipta kerja," katanya.

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas Makassar ini pun meminta para demonstran bijak menyampaikan aspirasinya di tengah pandemi Covid-19 ini, dengan tetap mempertimbangkan risikonya.

"Untuk kawan-kawan yang sedang menyalurkan aspirasinya supaya tetap menghitung risiko dirinya. Tetap disiplin protokol kesehatan, pakai maskernya, jaga jarak, dan sebagainya," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejar Gift, 2 Pemuda di Makassar Ditangkap usai Live Streaming Bocorkan Razia Polisi

57 tahun lalu

Pemotor di Makassar Cekcok di Jalan Berujung Penikaman, Pelaku Ditangkap Usai Buron 1 Tahun

57 tahun lalu

Meresahkan, Pesta Miras di Makassar Dibubarkan Polisi

57 tahun lalu

Kecelakaan di Makassar, Mobil Pengangkut Katering Terjun ke Sungai

57 tahun lalu

Demo di Makassar Memanas, Polisi Gagalkan Massa Bakar Ban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal