Dampak Kemarau, Warga di 2 Desa Jeneponto Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Sulaiman Nai
Warga di Jeneponto mengantre air bersih saat musim kemarau. (Foto: iNews/Sulaiman Nai).

JENEPONTO, iNews.id - Warga di dua desa Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai merasakan dampak kekeringan. Mereka mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

Kondisi ini dialami warga di Desa Bontosunggu dan Desa Borongtala, Kecamatan Tamalatea. Masalah ini selalu terjadi setiap musim kemarau tiba, karena sumur-sumur mengering.

Pantauan iNews, untuk mendapatkan air bersih untuk keperluan harian seperti MCK, mereka hanya berharap bantuan air bersih dari pemerintah atau pihak swasta. Jika tidak, mereka harus mencari air jauh hingga ke kota atau membelinya.

Anggota DPRD Jeneponto, Nur Amin Tantu mengaku, prihatin dengan kondisi warga di sejumlah desa Kecamatan Tamalatea. Karena itulah dia bertekad untuk bisa terus membantu mereka.

"Di sana mereka krisis air bersih lagi. Jadi kita bantu lagi," kata Nur Amin di Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Selasa (6/10/2020).

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
11 hari lalu

Krisis Air Bersih di Purwakarta Meluas hingga 55 Desa Imbas Kemarau

13 hari lalu

Krisis Air Bersih Landa Lumajang, 14.809 Warga dari 12 Kecamatan Terdampak

31 hari lalu

Kekeringan Landa Lobar, Legislator Partai Perindo Desak BPBD Siagakan Tangki Air 24 Jam

31 hari lalu

14 Daerah di Jateng Dilanda Kekeringan, Pemprov Dorong Modifikasi Cuaca

1 bulan lalu

Dilanda Kekeringan, Harga Beras di Mahakam Ulu Melambung Rp1 Juta per Karung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal