Danny Pomanto Murka Terjadi Pemadaman Bergilir di Makassar, PLN Minta Maaf

Abdoellah Nicolha
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengeluhkan seringnya terjadi pemadaman bergilir. (Foto: MPI/Abdoellah Nicolha)

MAKASSAR, iNews.id - Wali Kota MakassarMoh Ramdhan Pomanto marah dengan kondisi pemadaman yang terjadi di Makassar dalam beberapa pekan terakhir. Pejabat PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar akhirnya datang menemui Wali Kota Makassar di Jalan Amirullah, Selasa (7/11/2023) malam.

Seusai pertemuan, Danny Pomanto mengatakan ada beberapa poin yang dibahas bersama PLN. Pertama, PLN memohon maaf atas kondisi pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Makassar akhir-akhir ini.

"Jadi tadi pembesar-pembesar dari PLN itu datang kepada kami. Pertama menyampaikan penjelasan permohonan maaf, selama ini memang posisinya seperti ini," katanya, Rabu (8/11/2023). 

Kedua, Danny Pomanto menyampaikan secara to the poin sudah terlalu banyak korban jiwa baik akibat langsung maupun tidak  langsung karena listrik. Begitu pun dengan barang-barang elektronik, banyak yang rusak karena korsleting listrik dengan adanyan pemadaman bergilir.

"Itu yang saya marah sebenarnya. Kita sudah tiga orang meninggal akibat kebakaran. Itu penyebabnya langsung maupun tidak langsung akibat PLN," katanya geram.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Drama Aksi Begal di Makassar Berujung Gagal, Korban Sempat Bergulat dengan Pelaku

57 tahun lalu

Sopir Ekspedisi Tewas dalam Kamar Kos di Makassar, Diduga Korban Pembunuhan

57 tahun lalu

Bocah di Makassar Tewas Tenggelam di Pantai Masjid 99 Kubah, Ditemukan Tersangkut Batu

57 tahun lalu

Mabuk dan Coba Serang Polisi dengan Parang, Pria di Makassar Menangis saat Ditangkap

57 tahun lalu

Komplotan Pencuri Tembaga Menara PLN di Mamuju Ditangkap, Raup Rp80 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal