Industri Rumahan Pembuatan Senjata Api di Wajo, Warga Mengira Hanya Bengkel Las

Amnar Sengkang
Bengkel las milik tersangka perakit senjata api ilegal di Wajo. (Foto: iNews/Amnar).

SENGKANG, iNews.id - Warga di sekitar rumah tersangka perakit senjata api ilegal sempat kaget dengan kedatangan polisi menggerebek bengkel di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka mengenal pelaku, CH (39), sebagai tukang las.

Seorang warga, Fandi mengatakan, warga tak menduga ada industri perakitan senjata ilegal di sana. Namun dia pernah mendapat cerita dari CH kalau dirinya membeli senapan angin dari Jakarta.

"Katanya dia (tersangka) sudah punya izin," kata Fandi kepada wartawan di Kabupaten Wajo, Sulsel, Senin (17/2/2020) malam.

Menurut dia, keseharian CH dan keluarganya sebagai sebagai tukang las di Jalan Mr Maudu, Kecamatan Tempe. Tersangka juga memiliki tanah garapan di dekat rumahnya yang akan dijadikan usaha serupa.

"Kami sama sekali tidak tahu kalau dia merakit senjata api," ujarnya.

Senjata api dari produk industri rumahan milik CH dijual dengan harga Rp10 juta - Rp25 juta. Saat ini polisi masih mengembangkan berapa lama para tersangka ini terlibat dalam bisnis jual beli senjata api.

Sebelumnya, polisi membongkar industri rumahan pembuatan senpi berbagai model beserta amunisinya. Para pelakunya yang tersebar di sejumlah daerah juga dapat diamankan petugas.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
15 hari lalu

Polda Malut Ungkap Berbagai Senpi Ilegal, Ada dari Filipina untuk Dijual ke KKB di Papua

18 hari lalu

Gadis asal Wajo Ditemukan Tinggal Kerangka usai Hilang 2 Tahun, Dibunuh Sopir Travel

21 hari lalu

Tampang Sopir Travel Diduga Bunuh Mita dan Buang Mayatnya dalam Jurang ke Morowali

21 hari lalu

Kisah Tragis Mita Gadis asal Wajo Hilang 2 Tahun, Dibunuh Mayatnya Dibuang ke Jurang

24 hari lalu

Tak Terima Kopi Diludahi, Satpam Kantor KPU Wajo Tebas Staf Pakai Badik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal