Petugas Damkar di Makassar Diamuk Warga, Diduga karena Telat Datang ke Lokasi

Andi Deri Sunggu
Petugas Polsek Makassar mengamankan warga yang diduga provokator penyerangan petugas damkar saat memadamkan kebakaran di Jalan Kerung-Kerung, Kota Makassar, Minggu (28/6/2020).(Foto: iNews/Andi Deri Sunggu)

MAKASSAR, iNews.id - Seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) diamuk warga saat memadamkan kobaran api yang menghanguskan tujuh rumah di Jalan Kerung-Kerung, Kota Makassar, Minggu (28/6/2020). Warga diduga kesal lantaran petugas telat tiba di lokasi kebakaran.

Akibat penganiayaan tersebut, petugas damkar Kota Makassar bernama Andi Sjachruddin itu mengalami luka di bagian pelipis. Korban langsung dilarikan ke puskemas terdekat.

Pascapenyerangan petugas damkar tersebut, polisi mengamankan dua warga yang diduga sebagai provokator. Sejumlah polisi juga dikerahkan ke lokasi kebakaran untuk berjaga-jaga agar tidak terjadi kejadian serupa.

Pihak Damkar Pemkot Makassar mengaku menyayangkan insiden pemukulan yang dilakukan warga terhadap petugas damkar. Sebab, petugas juga sudah berupaya untuk memadamkan kobaran api yang menghanguskan tujuh rumah dan berdampak pada 13 kepala keluarga itu.

"Kami sudah mengerahkan 28 unit armada kebakaran. Ada tujuh rumah yang terbakar dan 13 KK terdampak. Anggota kami saat kejadian sedang menyiram api, tiba-tiba diserang dari belakang oleh sekelompok orang. Sementara pelaku diproses pihak berwajib," kata petugas Damkar Pemkot Makassar, Rustam.

Sementara Polsek Makassar terpaksa mengevakuasi 27 tahanannya ke polsek-polsek terdekat lantaran khawatir terdampak asap tebal dari kebakaran di permukiman warga tersebut. Evakuasi itu dilakukan untuk keselamatan para tahanan karena lokasi kebakaran tepat di belakang Polsek Makassar.

"Listrik kan juga mati, sehingga operasional sedikit terganggu. Jadi, tahanan kami titipkan di polsek-polsek terdekat. Operasional di Polsek Makassar tetap jalan. Kami koordinasi dengan PLN soal pemadaman ini," kata Kapolrestabes Makassar Yudhiawan Wibisono.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
1 jam lalu

Kebakaran Pabrik Triplek di Boyolali, Kerugian Miliaran Rupiah

14 jam lalu

Lahan Perhutani Jember Terbakar, Pohon Jati dan Warung UMKM Terancam

1 hari lalu

Kebakaran Ruko Warung Kelontong di Jambi, Remaja 15 Tahun Tewas di Kamar Mandi

2 hari lalu

Gudang Kayu Pabrik Furnitur Ekspor di Cirebon Terbakar, Kerugian Rp750 Juta

2 hari lalu

Kawasan Taman Nasional Way Kambas Lampung Kembali Terbakar, Habitat Gajah Terancam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal