Remaja di Makassar Lebam usai Diamankan, Penjelasan Polisi Berbeda-beda

Muhammad Arham Hamid
Antara
Kapolsek Bontoala memberikan klarifikasi tudingan salah tangkap remaja tawuran. (Foto: Antara).

MAKASSAR, iNews.id - Polisi kembali memberikan penjelasan terkait tudingan salah tangkap seorang remaja berinisial FH (13) yang diduga ikut tawuran di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Namun klarifikasi dari petugas berbeda-beda.

Kapolsek Bontoala, Kompol Andriyani Lilikay mengatakan, luka lebam yang dialami korban murni karena terjatuh dan terinjak-injak saat para pelaku tawuran melarikan diri dikejar polisi.

"Karena terjatuh dan terinjak-injak, hasil itu pun juga dikuatkan dengan hasil interogasi terhadap para pelaku dan anggota," kata Kompol Andriyani di Kota Makassar, Sulsel, Rabu (26/8/2020).

Menurut dia, tidak ada unsur kesengajaan oleh anggota di yang mengamankan terduga pelaku tawuran ini. Dia juga membenarkan, FH sempat memberontak dan melarikan diri saat akan dibawa ke Mapolsek Bontoala.

"Saat terjatuh itu, dia diangkat petugas. Saat akan dinaikkan ke mobil patroli, dia memberontak dan berusaha melarikan diri," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
2 hari lalu

Konvoi Motor Geber Knalpot Berujung Bentrokan dengan Warga di Makassar, 2 Kendaraan Dibakar

3 hari lalu

Patroli Malam di Makassar, Polisi Tangkap 2 Pemuda Bawa Badik dan Busur Panah

3 hari lalu

Perindo Makassar Perkuat Kader Lewat Pendidikan Politik untuk Pemilu 2029

4 hari lalu

Tawuran Pemuda dan Geng Motor di Makassar Gunakan Busur Panah dan Parang, 8 Orang Ditangkap

8 hari lalu

BULOG Dukung GPM Nasional di 38 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota, Perluas Akses Pangan Terjangkau bagi Masyarakat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal