Soroti Video Viral Oknum Satpol PP di Gowa, Rachman Thaha: Perlu Pendekatan Persuasif

Faieq Hidayat
Tangkapan layar video viral oknum Satpol PP bersitegang dengan pemilik kafe di Gowa saat razia PPKM. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komite I DPD RI Abdul Rachman Thaha menyoroti video viral oknum Satpol PP diduga memukul pemilik kafe saat razia PPKM di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Dia menyebut hal tersebut tidak bisa dibenarkan dengan melakukan pemukulan.

"Apalagi jika warga tidak memperlihatkan gelagat melakukan kekerasan, petugas sepatutnya tetap mengendalikan diri dan menggunakan pendekatan persuasif," ujarnya, Kamis (15/7/2021).

Kendati demikian, dia juga mengajak warga untuk juga menunggu kronologi peristiwa dari versi Satpol PP setempat. Sisi lainnya, peristiwa ini mungkin menjadi bukti personel yang berurusan dengan pengendalian Covid-19 sesungguhnya juga bisa merasa lelah.

"Hampir dua tahun mereka terus-menerus dituntut untuk melakukan penertiban. Berarti harus menjadi panutan. Tugas sebagai role model bukan tugas ringan karena menuntut pengembannya menutupi atau bahkan mengabaikan sisi kemanusiaan mereka sendiri," katanya.

Sebagai bagian dari masyarakat, petugas pun bisa mengalami konflik batin. Pada satu sisi, mereka sadar ada tugas yang harus dijalankan. Pada sisi lain, mereka menyaksikan banyaknya kesempitan hidup yang dialami masyarakat di lapangan. Boleh jadi kesempitan itu semakin menjadi-jadi akibat tugas penertiban yang tengah mereka laksanakan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tolak Damai, Keluarga Pelajar SMP Dianiaya Dituduh Mencuri Rp10.000 di Aceh Timur Lapor Polisi

57 tahun lalu

Viral! Penganiayaan Pelajar SMP di Aceh Dituduh Mencuri Rp10.000, Korban Diseret dan Diinjak 

57 tahun lalu

Pencuri BBM di Gowa Bawa Sajam Mengamuk saat Akan Ditangkap, Polisi Lepaskan Tembakan

57 tahun lalu

Asrama Militer Rindam XIV Hasanuddin di Gowa Terbakar, 6 Rumah Ludes

57 tahun lalu

Kecelakaan Tragis di Gowa, Pemotor Kritis Tabrakan dengan Mobil Sigra

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal