GOWA, iNews.id – Nasib tragis menimpa MR (15), seorang siswa kelas 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Korban harus dilarikan ke ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Bhayangkara Makassar diduga menjadi korban perundungan (bullying) tiga kakak kelas.
Dugaan aksi bullying dan perundungan fisik tersebut terjadi di lingkungan sekolah pada Rabu (14/10/2026). Akibat insiden tersebut, fisik korban drop dan kerap mengeluhkan sakit kepala hebat hingga berujung tidak sadarkan diri.
Paman korban, Arifuddin menuturkan, keponakannya tersebut sempat mengadu tak lama setelah mengalami penganiayaan verbal dan fisik oleh para seniornya.
"Usai di-bully, keponakan saya ini mengadu. Sejak kejadian itu dia sering sekali mengeluh sakit kepala sampai tiba-tiba pingsan. Sekarang anak ini trauma sekali dan takut kalau disuruh kembali ke sekolah," ujar Arifuddin, Selasa (3/11/2026).
Pihak sekolah yang dikonfirmasi tidak membantah terjadinya insiden penganiayaan di lingkungan institusi mereka. Pihak sekolah beserta perwakilan dinas telah menginisiasi pertemuan antara keluarga korban dan pelaku di area sekolah, serta membesuk korban yang masih terbaring di ruang perawatan intensif.
Kasi Kesiswaan, Ratnawati, membenarkan perihal kekerasan anak di lingkungan pendidikan tersebut.
"Pihak sekolah membenarkan bahwa memang telah terjadi perundungan dan perundungan di lingkungan sekolah kami," tutur Ratnawati.