Wali Kota Tidore Umumkan Pemotongan TPP, Apel ASN dan PPPK Berubah Ricuh

iNews
Pengumuman pemotongan TPP 30 persen memicu kericuhan saat apel ASN dan PPPK di Tidore. (Foto: iNews).

TIDORE, iNews.id - Ribuan aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, bentrok saat apel akbar pada Senin (6/7/2026) pagi. Kericuhan dipicu kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Kericuhan terjadi setelah Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen menyampaikan kondisi keuangan daerah yang mengalami defisit lebih dari Rp50 miliar. Dalam arahannya, dia mengumumkan pemotongan TPP ASN serta pendapatan PPPK dan PPPK paruh waktu sebesar 30 persen untuk menutup defisit anggaran.

Selain itu, Muhammad Sinen juga menyampaikan kemungkinan terburuk berupa kebijakan merumahkan sebagian pegawai apabila kondisi keuangan daerah tidak membaik. Pernyataan tersebut langsung ditolak oleh peserta apel.

"Untuk pemotongan 30 persen tadi sudah dijelaskan oleh Kabag Keuangan maupun dari Pak Sekda. Saat ini Tidore masih berutang sekitar Rp50 miliar lebih," ujar Sinen.

Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi saling dorong antarsesama pegawai. Sejumlah fasilitas kantor rusak, selain itu aksi pembakaran sempat terjadi di halaman Kantor Wali Kota Tidore.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
6 bulan lalu

9.000 PPPK di NTT Terancam Dirumahkan, Ada Apa?

4 hari lalu

ASN Berteduh Tinggalkan Barisan Saat Upacara, Sekda Mamuju Tengah: Saya Akan Cek Siapa Saja

4 hari lalu

Puluhan ASN Tinggalkan Barisan dan Berteduh Saat Upacara HUT RI di Mamuju Tengah

9 hari lalu

Rapat Paripurna Hak Angket DPRD Gowa Ricuh, Dipicu Teriakan Massa Pendukung Bupati

19 hari lalu

Penertiban Tambang Emas Ilegal di Luwu Ricuh, 3 Mobil Polisi Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal