Bunuh 7 Petani, Pengadilan Militer Vonis Mati 2 Tentara

umaya
Dua tentara penjaga perdamaian Uni Afrika divonis mati di Somalia. (Foto: Reuters)

MOGADISHU, iNews.id - Pengadilan militer Uganda menjatuhkan hukuman mati dan penjara pada tiga tentara negara itu, Jumat (13/11/2021). Mereka terbukti membunuh tujuh petani di wilayah Shabelle bawah, Somalia. 

Para prajurit itu bertugas di misi pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika (AU) di Somalia (AMISOM).

Seorang juru bicara petani di wilayah itu, Hussein Osman Wasuge mengatakan kepada wartawan, kerabat para korban dan petani menghadiri persidangan di ibukota Somalia.

Kasus itu telah berlarut-larut sejak Oktober di markas besar PBB dan AU di Mogadishu.

"Bagi kami sebagai orang Somalia, tidak ada pengacara yang mewakili kami. Tetapi kami senang dengan hasilnya dan ini harus menjadi pelajaran bagi semua pasukan asing di negara kami, mengacu pada AMISOM," kata seorang kerabat korban kepada Anadolu. 

Sebelumnya, AMISOM mengakui tentaranya membunuh petani selama operasi melawan teroris al-Shabaab di pinggiran Golwayn. Ketegangan tinggi ini antara Somalia dan AU karena kedua belah pihak membahas masa depan AMISOM.

Somalia meminta perwakilan Komisi Uni Afrika (AUC) untuk meninggalkan negara itu dalam satu minggu setelah menyatakan dia persona non grata awal bulan ini. Simon Mulongo tidak lagi diterima di Somalia karena dugaan kegiatannya yang tidak berada di bawah hukum negara itu, kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

17 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

18 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

21 hari lalu

Tragis! Petani di Malang Tewas Terjebak Api saat Padamkan Kebakaran Lahan Tebu

2 bulan lalu

Tragis! Petani di Lamongan Tewas Dipukul Tetangga gegara Dituduh Isu Santet

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal