Gempa Terkini M5,1 Guncang Kepulauan Sangihe Sulut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Donald Karouw
Peta gempa bumi M5,1 yang mengguncang Tenggara Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Kamis (5/10/2023) pukul 10.38 WIB. (Foto: BMKG)

MANADO, iNews.id - Gempa terkini magnitudo 5,1 mengguncang Tenggara Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Kamis (5/10/2023) pukul 10.38 WIB. Hasil analisis BMKG, gempa bumi tektonik ini memiliki parameter update dengan magnitudo 4,9 dan tidak berpotensi tsunami.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, titik episenter gempa terletak pada koordinat 4,30° LU ; 125,75° BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 81 km arah Timur Laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Pusat gempa bumi ada pada kedalaman 70 km.
 
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan mendatar-naik (oblique thrust)," ujarnya, Kamis (5/10/2023) siang.

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Kepulauan Marore, Kepulauan Sangihe dengan skala intensitas III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah). Kemudian daerah Nusa Tabukan, Tabukan Utara, Kepulauan Sangihe dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang timbul akibat gempa. Hasil pemodelan menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," katanya.

Hasil monitoring BMKG menunjukkan belum adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) hingga pukul 11.00 WIB. Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Hindari bangunan retak atau rusak akibat gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa atau tidak ada kerusakan yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
9 jam lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

9 jam lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M 5,5 Guncang Bayah Banten

10 jam lalu

Gempa Terkini M 5,6 Guncang Bayah Banten, Tidak Berpotensi Tsunami

1 hari lalu

Update Gempa Terkini M 4,3 Guncang Sukabumi, Getaran Dirasakan hingga Bandung

1 hari lalu

Abu Vulkanik Gunung Semeru Capai 15.000 Kaki, Lumajang dan Malang Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal