Kisah Hidup dan Kematian Tragis Gadis Penjual Gorengan Bikin Warga Padang Pariaman Menangis

Eka Guspriadi
Petugas gabungan saat mengevakuasi mayat gadis penjual gorengan yang ditemukan terkubur kebun daerah Guguk, Padang Pariaman, Sumbar, Minggu (8/9/2024). (Foto: Eka Guspriadi)

PADANG PARIAMAN, iNews.id - Warga Guguk Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) berduka dengan tewasnya Nia Kurnia Sari. Kisah hidup dan kemataian tragis gadis penjual gorengan itu menarik empati warga.

Pantauan di lokasi, meski dua minggu telah berlalu, makam gadis tersebut masih ramai dikunjungi warga. Mereka sengaja datang untuk mendoakan korban.

Meri Yuliana bersama keluarganya sengaja datang ke makam almarhumah Nia. Sambil berlinang air mata, mereka mendoakan Nia.

“Kami datang untuk mendoakan Nia. Semoga dia tenang di sisi-Nya,” ujar Meri Yuliana yang datang ke makam korban, Sabtu (21/9/2024).

Bukan hanya di permakaman, warga juga masih berdatangan ke rumah duka. Mereka menemui keluarga korban yang sedang berduka.

Kisah hidup Nia Kurnia Sari merupakan gadis muda yang dikenal warga sekitar penuh dengan perjuangan dan dedikasi, namun berakhir tragis.

Kehidupan dan perjuangannya dinilai seorang pekerja keras yang tidak hanya menjual gorengan untuk membantu keluarganya, tetapi juga seorang atlet silat berprestasi.
 
Meski hidup dalam keterbatasan, Nia memiliki impian besar untuk melanjutkan pendidikan dan menjadi seorang guru. Bahkan, untuk mewujudkan impiannya, dia rela menjajakan gorengan keliling kampung demi membantu orang tuanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
13 jam lalu

Pria di Labura Ditemukan Tewas Leher Tersayat, Diduga Dipicu Persoalan Asmara Sesama Jenis 

2 hari lalu

Rekonstruksi Kasus Anak Bunuh Ibu Kandung di Kuningan, Mayat Dibuang ke Sumur

4 hari lalu

Cemburu Berujung Maut, Suami di Cianjur Bunuh Istri

5 hari lalu

Menegangkan Rekonstruksi Pembunuhan Mozza di Semarang, Ayah Korban Emosi Pukul Tersangka 

5 hari lalu

Mayat Terborgol dalam Bangunan Kosong di Kendal Ternyata Korban PHK, Hilang sejak 27 September

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal