Update: 128 Orang Meninggal akibat Bencana di NTT

Nani Suherni
Pencarian Korban Banjir Bandang di Lembata NTT dengan Alat Seadanya (Foto: iNews/Joni Nura)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 128 orang meninggal dunia akibat bencana alambanjir dan tanah longsor di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban meninggal dunia terbanyak di Kabupaten Lembata yakni mencapai 67 orang.

"Total warga meninggal dunia berjumlah 128 warga meninggal dunia selama cuaca ekstrem berlangsung di beberapa wilayah tersebut," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati, Selasa (6/4/2021).

Raditya merinci korban jumlah warga yang meninggal dunia berasal dari Kabupaten Lembata 67 orang, Flores Timur 49, dan Alor 12, sedangkan total korban hilang mencapai 72 orang, dengan rincian Kabupaten Alor 28 orang, Flores Timur 23, dan Lembata 21.

Cuaca ekstrem dampak Siklon Tropis Seroja masih berpotensi terjadi di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari ke depan.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Tebal Capai Ketinggian 800 Meter

57 tahun lalu

BNPP Telusuri Jalur Ilegal RI-Timor Leste, Perkuat Pengawasan Perbatasan

57 tahun lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

57 tahun lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

57 tahun lalu

Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT Erupsi, Kolom Abu Tebal Setinggi 400 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal