7 Pegawai KPI Dinonaktifkan terkait Dugaan Pelecehan Seksual dan Perundungan

Jonathan Simanjuntak
KPI resmi menonaktifkan pegawai diduga melakukan perundungan. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kasus dugaan pelecehan seksial dan perundungan di lingkungan kerja Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pusat memasuki babak baru. KPI secara resmi menonaktifkan terduga pelaku sebanyak tujuh orang. 

“Membebastugaskan terduga pelaku dari segala kegiatan kpi pusat dalam rangka memudahkan proses penyelidikan oleh pihak kepolisian,” kata Ketua KPI Pusat Agung Suprio dalam keterangan tertulis, Jumat (03/09/2021)

Agung menegaskan pihaknya akan terus mendorong penyelesaian kasus tersebut secara hukum. Sementara di sisi lain KPI juga terus melakukan investigasi internal untuk meminta keterangan dari para terduga pelaku.

“Mendukung penuh seluruh proses hukum dan akan terbuka atas informasi yang dibutuhkan untuk penyelidikan kasus ini,” ujarnya.

Adapun pihaknya juga akan tetap memberikan pendampingan psikologi kepada korban. Hal ini untuk memberikan pemulihan kondisi pada diri korban.

Terpisah, Komisioner Bidang Kelembagaan, Irsal Ambia mengatakan ada sebanyak tujuh terduga pelaku yang dinonaktifkan. Adapun dari ketujuh terduga pelaku, lima diantaranya masuk dalam aduan pada polisi.

“Yang kita bebastugaskan itu jumlahnya sekitar tujuh orang. Bahwa yang kemudian dilaporkan ke polisi lima orang,” ujar Komisioner Bidang Kelembagaan, Irsal Ambia di Kantor KPI, Jumat (03/09/2021). 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cegah Karhutla Berulang, Lima Daerah Ini Jadi Fokus Pemprov Sumsel

57 tahun lalu

Guru Honorer di Sumsel Belum Terima Tunjangan, Kendalanya Masalah Klasik

57 tahun lalu

Jumlah Wisatawan Asing Sumsel Terdongrak Kedatangan Tentara AS

57 tahun lalu

PKPI Berganti Nama PKP Dipimpin Yussuf Solichien, Satu Angkatan dengan SBY dan Prabowo di Militer

57 tahun lalu

Intip Foto Jadul Ayu Ting Ting Sebelum Terkenal, Netizen Heboh: Mirip Lisa BLACKPINK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal