Polisi Akan Patroli Skala Besar Berantas Geng Motor di Palembang

Dede Febriansyah
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib. (Foto: Ist)

PALEMBANG, iNews.id -Polrestabes Palembang akan menggelar patroli skala besar untuk memberantas kelompok atau geng motor meresahkan. Tin Samapta Presisi akan patroli tiap malam guna mengantisipasi kelompok-kelompok meresahkan.

Hal ini ditegaskan Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib saat rilis penangkapan sembilan anggota geng motor yang membacok seorang perempuan pada Minggu (6/2/2022) malam lalu.

Kombes Pol Ngajib mengatakan, dengan maraknya aksi serupa yang sudah meresahkan masyarakat, pihaknya akan melakukan beberapa tindakan dan penekanan kepada sejumlah kelompok seperti ini.

"Kita akan melakukan patroli skala besar, mengintensifkan patroli rutin dan khusus oleh tim Polrestabes Palembang yakni Samapta Presisi. Ini yang akan bergerak setiap malam setiap saat untuk mengantisipasi kelompok- kelompok yang meresahkan masyarakat," katanya, Jumat (11/2/2022).

Kombes Pol Mokhamad Ngajib juga mengingatkan kepada kelompok - kelompok yang membuat resah masyarakat tentunya akan ditindak tegas. "Siapapun yang terlibat melakukan tindakan membuat resah, mengancam keselamatan masyarakat, akan kita tindak tegas terukur, kita lumpuhkan," katanya.

Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Palembang meringkus sembilan remaja geng motor yang viral karena menganiaya seorang perempuan, Lilis Novita Sari (22), di depan Pasar Cinde, Minggu (6/2/2022) lalu, sekitar pukul 04.00 WIB.

Sembilan remaja yang diamankan diketahui masih berstatus pelajar yakni berinisial EO, PK, AG, AN, TK, DR, RK HD dan AD.
Kelompok ini disebut sering melakukan balapan motor dan sweeping menggunakan sepeda motor di malam hari. Ulah mereka dinilai sudah meresahkan masyarakat, sehingga langsung dilakukan tindakan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panik Ketemu Razia, 4 Pria Palembang Tepergok Buang Plastik Berisi Ekstasi

57 tahun lalu

50 Pegawai RSMH Palembang Terpapar Covid-19, Diduga Ada yang Omicron

57 tahun lalu

Naik Signifikan, Kasus Aktif Covid-19 Palembang 1.901 Orang

57 tahun lalu

Bawa Celurit untuk Tawuran, 3 Remaja Palembang Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

4.000 Guru SD dan SMP di Palembang Disuntik Vaksin Booster

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal