Preman Kertapati yang Meresahkan Sopir Truk Karet Ditangkap

Guntur
Sejumlah pri a yang pungut uang dari para sopir truk di Kertapati Palembang diamankan. (Foto: Guntur)

PALEMBANG, iNews.id - Pemberantasan aksi premanisme dan pelaku pungli terus dilakukan di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Terbaru Unit Ranmor Beguyur Bae Polrestabes Palembang mengamankan sejumlah pria yang kedapatan sedang mengambil uang dari para sopir truk di sekitar pabrik karet di Kertapati Palembang. 

Awalnya para preman ini menolak untuk diamankan sehingga sempat terjadi ketegangan. Namun polisi tetap membawa kawanan pria meresahkan ini ke Polrestabes Palembang. Para pelaku diamankan berdasarkan informasi masyarakat dan ditindaklanjuti dengan pengintaian selama tiga hari.

"Para pelaku ini kedapatan atau tertangkap tangan sedang memungut uang dari para sopir yang hendak keluar dari kawasan pabrik," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi, Rabu malam (16/6/2021). 

Kasat menyebutkan sempat terjadi ketegangan karena beberapa di antara preman menolak untuk diamankan ke kantor polisi. Akibatnya petugas harus membawa secara paksa para pelaku ke Mapolrestabes Palembang bersama barang bukti uang hasil pungli. "Mereka ini meresahkan meminta uang dengan tarif cukup memberatkan sopir truk," katanya.

Para pria peminta uang secara paksa ini diminta berjanji dan akan ditangkap dan dijerat dengan pasal pemerasan jika mengulangi perbuatannnya. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bulan Bung Karno, PDIP Kenalkan Proklamator ke Milenial Sumsel

57 tahun lalu

Korupsi Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya, Mantan Sekda Provinsi Sumsel Ditahan

57 tahun lalu

Nilai Ekspor Sumsel Merosot saat Kasus Covid-19 Terus Bertambah

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 Bertambah Nyaris 10.000, dari Sumsel 138 Orang

57 tahun lalu

Miris, Ada Pasutri di Sumsel Makan dan Tidur Bersama Hewan Ternak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal