Satgas Pangan Polda Sumsel Temukan SPBE Curang Kurangi Isi Tabung Gas

Antara
Gas elpiji 3 kg. (Foto: Ilustrasi/Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Satuan Tugas Pangan Polda Sumsel menemukan sebagian besar stasiun pengisi bulk elpiji (SPBE) di Kota Palembang mengurangi isi berat tabung LPG. Pertamina diminta mengawasi secara ketat karena merugikan masyarakat.

"Temuan di Kota Palembang, hampir semua (SPBE). Kami minta Pertamina untuk mengecek,” kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel AKBP Ferry Harahap.

Ia menyebutkan di salah satu SPBE, Tim Satgas Pangan menemukan dari 150 tabung LPG 7 kg terdapat 40 tabung yang dikurangi beratnya hingga 1 kg.

"Seperti apa pengawasan yang dilakukan Pertamina? Bisa jadi mereka (SPBE) melakukannya saat sedang tidak diawasi, yang jelas ini sangat merugikan, apalagi LPG itu subsidi," katanya.

Sejauh ini kasus tersebut belum ke tahap penindakan karena Satgas perlu mempertimbangkan ketersediaan stok mengingat satu unit SPBE ini bertanggung jawab untuk memasok tabung LPG setidaknya di tiga kabupaten. Oleh karena ini, Satgas Pangan meminta Pertamina untuk lebih memperketat pengawasan. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecewa dengan Bulog, Massa Demo Kantor DPRD Sumsel

57 tahun lalu

Bersyukur Sumsel Terapkan PPKM, Ini Harapan Gubernur Herman Deru

57 tahun lalu

Pemprov Sumsel Pastikan PPKM Disesuaikan dengan Kebiasaan Masyarakat

57 tahun lalu

Ratusan Anggota FKUB Sumsel Mulai Jalani Vaksinasi

57 tahun lalu

Hari Ini, 49 Warga di Sumsel Tertular Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal