Satgas: Pemda Jangan Lengah, Kematian akibat Covid-19 Masih Tinggi

Fahreza Rizky
Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kasus Covid-19 mulai melandai setelah sejumlah kebijakan diterapkan. Namun begitu, pemerintah daerah (pemda) diminta jangan lengah dan wajib mencari tahu penyebab utama kasus kematian pasien di daerah. 

Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebutkan, angka kematian per Agustus 2021 tercatat sebanyak 37.330 kasus. Di samping itu, saat ini varian delta masih menjadi varian of concern (VOC) terbanyak berdasarkan hasil sequencing pada 5.790 dengan 2.323 sampel VOC yang terdiri varian Alfa 64 sampel, Beta 17 sampel dan delta 2.242 sampel.

"Kita harus berfokus pada penurunan angka kematian," ujar Wiku dikutip dari rilis KPCPEN, Jumat (3/8/2021).

Tingginya angka kematian ini dijelaskan Wiku, bisa disebabkan oleh berbagai hal. Bisa karena tingkat keterisian rumah sakit yang penuh, alat kesehatan yang dibutuhkan tidak tersedia di rumah sakit rujukan, tidak ada tempat isolasi terpusat atau adanya isolasi terpusat yang tidak dimanfaatkan dengan baik.

Atau juga bisa dikarenakan penanganan tidak dilakukan sesegera mungkin karena tidak berjalannya funfsi posko atau satgas desa/kelurahan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Guru Honorer di Sumsel Belum Terima Tunjangan, Kendalanya Masalah Klasik

57 tahun lalu

Jumlah Wisatawan Asing Sumsel Terdongrak Kedatangan Tentara AS

57 tahun lalu

Sumsel Andalkan Bendungan Tiga Dihaji untuk Perkuat Sumsel Lumbung Pangan

57 tahun lalu

Perusahaan di Sumsel Diajak Belanjakan CSR dengan Bedah Rumah Warga Miskin

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 Sumsel Bertambah 82 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal