Sungai Diduga Tercemar, Petani Tambak Ikan di OKI Gigit Jari Gagal Panen

Dede Febriansyah
Petani tambak ikan di OKI gagal panen karena ikan-ikan mati. (Foto: Dede F)

OKI, iNews.id - Petani tambak di Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terpaksa harus gigit jari karena gagal panen. Hal tersebut karena air sungai diduga tercemar oleh zat kimia berbahaya.

Ismail, seorang pemilik tambak mengaku, jika ikan-ikan di tambak miliknya mati sejak Senin kemarin. Padahal dalam waktu dekat ikan-ikan tambak tersebut siap dipanen. Tak hanya miliknya, ikan liar yang berada di sungai setempat juga ditemukan banyak yang mati.

"Sudah dua hari sebelumnya ikan-ikan ini mati. Kami menduga karena air sungai tercemar limbah industri dari perusahaan perkebunan," ujar Ismail, Rabu (21/9/2022).

Dengan kondisi tersebut, Ismail mengaku prihatin lantaran ikan tambak yang mati dijadwalkan segera dipanen. Akibatnya, Ismail mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. 

"Ada lima jenis ikan tambak kita mulai dari Nila, Baung, Toman, Lele, dan Patin satu per satu mati. Begitu juga dengan petani tambak ikan lainnya," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemprov Masih Bahas, Pengusaha AKDP di Sumsel Sudah Naikkan Tarif 

57 tahun lalu

Daftar Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang 

57 tahun lalu

Menhub dan Gubernur Sumsel Bagikan Kartu Elektronik LRT Khusus Disabilitas

57 tahun lalu

Menhub dan Gubernur Sumsel Bagikan Kartu Elektronik LRT Khusus Penyandang Disabilitas

57 tahun lalu

Hotel dan Restoran di Sumsel Didorong Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal