Tumpahan Minyak Mentah Cemari Kebun Karet, Petani di PALI Mengeluh

Bisrun Silvana
Minyak mentah mengalir di kebun karet warga di PALI. (Foto: Bisrun)

PALI, iNews.id - Sejumlah petani karet di Desa Sukamaju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan (Sumsel) mengeluh tumpahan minyak mentah mencemari kebun. Selain mengeluarkan aroma menyengat, produksi karet berkurang dan petani khawatir terjadi kebakaran. 

Diduga, tumpahan minyak mentah ini berasal dari tempat penampungan minyak mentah milik perusahaan jebol. Tumpahan minyak mentah tersebut belum dibersihkan, sehingga masih banyak minyak mentah mengalir di parit di tengah kebun karet milik warga.

Salah seorang pemilik kebun karet, Rabudin mengaku cemas dengan adanya tumpahan minyak tersebut, karena aromanya menyesakkan nafas. "Kami juga kawatir minyah mentah itu bisa memicu kebakaran, dan ketika turun hujan bisa terbawa sampai hilir," katanya. 

Kepala Dusun, Desa Sukamaju, Hartoyo meminta perusahan harus segera bertanggung jawab dan menganti kerugian yang di derita oleh warga. "Kami masih mengumpulkan laporan warga, karena keberadaan minyak mentah tersebut sangat mengganggu warga," ujarnya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Sebut Potensi Hujan Sedang di Sumsel

57 tahun lalu

Siap-Siap, Polda Sumsel Segera Terapkan Tilang Elektronik

57 tahun lalu

HUT Bhayangkara, Polda-PHRI Sumsel Buka Layanan GeNose di Hotel dan Kafe

57 tahun lalu

Ini Jumlah Kasus Baru Covid-19 di Sumsel

57 tahun lalu

Ratusan Desa di Sumsel Belum Gunakan Dana Penanganan Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal