Djarot: Kami Akan Bangun Sistem E-Budgeting dan E-Planning

Stepanus Purba
Djarot Saiful Hidayat mengisi waktu akhir pekan dengan bersepeda. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 38 anggota dan mantan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) terkait kasus dugaan suap yang melibatkan mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. Penetapan tersebut membuat Calon Gubenur (Cagub) Sumatera Utara (Sumut) Djarot Saiful Hidayat mengaku prihatin.

Menurut Djarot, kasus suap yang melibatkan eksekutif dan leglislatif merupakan kasus klasik yang kerap terjadi. Terlebih, kata dia, terkait dengan pembahasan anggaran.

"Dalam pembahasan, kerap disebut dengan uang ketok. Itu artinya terjadi kolusi antara pemerintah dan anggota dewan. Kolusiya bisa dalam bentuk suap ataupun titipan yang biasa disebut dengan jaring asmara," ungkap Djarot di kediamannya di Jalan Kartini No 6, Medan, Minggu (1/4/2018).

Dia menilai, sudah saatnya pembenahan penganggaran dilakukan dengan membangun sistem yang transparan. "Kuncinya adalah dengan membangun sistem penganggaran yang transparan dengan menggunakan sistem e-budgeting, e-planning. Semuanya dengan menggunakan sistem elektronik," ucapnya.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu menilai, sistem eklektronik memiliki sejumlah kelebihan. Bahkan, Djarot menginginkan semua jenis penganggaran dan pelayanan berlangsung transparan.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
6 hari lalu

3 Kasus Dugaan Korupsi Dibongkar Polda Lampung, Kerugian Negara Rp14,16 Miliar

7 hari lalu

Massa Pro dan Kontra Sudewo Bentrok di Tipikor Semarang, Polisi Turun Tangan

11 hari lalu

Eks Kadis Perkimtan Palembang Agus Rizal Divonis 1 Tahun 4 Bulan karena Korupsi Rp1,6 Miliar

19 hari lalu

FiberStar Perkuat Ekosistem Solusi Digital Terintegrasi di Sumut

19 hari lalu

Diancam Parang, Dokter di Dairi Dirampok di Tempat Praktik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal