Djarot Tinjau Lokasi Pendangkalan di Sungai Asahan

Stepanus Purba
Kunjungan Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Utara (Sumut) Djarot Syaiful Hidayat ke Kota Tanjung Balai. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id - Kunjungan Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Utara (Sumut) Djarot Syaiful Hidayat ke Kota Tanjung Balai dimanfaatkan betul masyarakat sekitar yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Husein salah satu nelayan melepas isu pendangkalan Sungai Asahan di hadapan Djarot.

Husein menerangkan, akibat pendangkalan kapal nelayan kerap kandas saat hendak pergi atau pulang melaut. "Sungai Asahan ini sejak tahun 1993 tidak lagi dikeruk. Padahal seharusnya dikeruk tiap tahun pak," ungkap Husein kepada Djarot saat berdialog di Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai, Rabu (4/4/2018).

Untuk itu, kata dia, nelayan kerap menyiasati pendangkalan tersebut dengan memutar lebih jauh atau menghindari sejumlah titik dangkal. "Kalau tidak kapal kami akan kandas dan tidak bisa melaut," ucapnya.

Sementara, Djarot turut membenarkan terkait pengerukan Sungai Asahan yang seharusnya dilakukan berkala. Menurutnya, pengerukan diperlukan agar sejumlah kapal berukuran besar yang hendak berlabuh maupun berlayar dapat bergerak dengan leluasa tanpa khawatir kandas. Namun, upaya pengerukan pemerintah provinsi harus berkoordinasi dengan pusat.

"Pasir bekas pengerukan dapat digunakan untuk hal lain seperti membuat pantai. Pemerintah provinsi harus masuk membantu pengerukan sungai asahan ini karena akan melibatkan dua kabupaten, yakni Kabupaten Asahan dan Kotamadya Tanjung Balai," ungkap Djarot.

Mantan wali Kota Blitar itu mengatakan, jika pengerukan dapat dilakukan secepatnya maka pengiriman ikan ke sejumlah kota besar seperti Medan, Siantar dan kota lain menjadi lebih cepat. "Dengan begitu ongkos produksi akan turun dan keuntungan akan di nelayan kita. Kita juga harus menintregrasikan hal ini dengan pemerintah pusat dalam hal Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kelautan untuk melakukan pengerukan disini," ujarnya.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
4 hari lalu

Cari Ikan di Laut, Nelayan di Tulungagung Temukan Mayat Mengapung di Teluk Popoh

7 hari lalu

Pria Bertato Ditemukan Tewas di Tanjung Balai, Tubuh Luka Bakar dan Pegang Tang Jepit

10 hari lalu

Nelayan asal Pangkep Tewas di Pantai Tangairi Sumba, Tersangkut Karang saat Cari Gurita 

15 hari lalu

Hilang saat Melaut, Nelayan Ditemukan Tewas di Bibir Laut Cirebon

19 hari lalu

Ubur-Ubur Melimpah di Laut Selatan Cilacap, Nelayan Raup Rezeki di Tengah Paceklik Ikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal