MEDAN, iNews.id – Kondisi Febi Yona Purba, salah satu murid korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, hingga kini, belum pulih.
Febi diketahui mengalami keracunan usai menyantap hidangan yang disediakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Berastagi pada 13 Agustus 2026 lalu. Peristiwa tersebut tidak hanya berdampak pada fisik korban, tetapi juga meninggalkan rasa trauma mendalam.
Menanggapi kondisi Febi, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berjanji akan memberikan pendampingan intensif hingga korban benar-benar sembuh dari dampak fisik maupun trauma yang dialaminya.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menegaskan, penanganan terhadap Febi tidak cukup hanya dari segi medis. Pemprov Sumut akan menerjunkan tim lintas dinas untuk memantau perkembangan fisik dan mental korban.
"Pendampingan pemulihan korban akan terus kita lakukan. Tidak hanya dari Dinas Kesehatan, tetapi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) juga dilibatkan untuk memantau kondisi psikologis dan trauma yang dialami pascakeracunan," ujar Bobby Nasution, Rabu (9/9/2026).
Maraknya kasus keracunan berulang dalam program MBG menjadi sorotan publik. Meski demikian, terkait keberlanjutan program MBG di wilayah Sumatera Utara, Bobby menyatakan sikapnya untuk mendukung evaluasi dan perbaikan sistem secara menyeluruh ketimbang menghentikan program tersebut secara total.