Kasus Tenggelamnya KM Sinar Bangun, Luhut Akui Lemahnya Pengawasan

Stepanus Purba
Menko bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat menabur bunga di perairan Danau Toba. (Foto: Antara)

MEDAN, iNews.idLemahnya pengawasan pemerintah menjadi salah satu penyebab terjadinya tragedi Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara (Sumut). Pernyataan itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan seusai prosesi tabur bunga atas peristiwa kapal tenggelam yang menyebabkan 164 orang hilang dan tiga tewas.

"Saya turut berduka cita atas kejadian ini. Semoga tidak akan terulang kembali. Ini salah satu proses yang tidak bisa dihindari. Kalau pun ada salah, saya mengakui ada juga kekurangan kami (pemerintah) di sana," kata Luhut di hadapan ratusan keluarga korban, Senin (2/7/2018).

Luhut berjanji, ke depan pemerintah akan melakukan pembenahan di sektor transportasi, khususnya terhadap 53 pelabuhan yang ada di Danau Toba saat ini. Selain itu, pemerintah juga akan menambah empat unit kapal feri sebagai moda transportasi.


"Kami mengakui ada keterlambatan dalam pembuatan kapal feri. Feri yang pertama akan selesai Oktober tahun ini. Kemudian disusul feri kedua, ketiga dan keempat. Kami juga akan perbaiki sistem transportasi, mulai dari manifest dan KIR untuk kapal," ujarnya.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon juga mengakui tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba pada Senin (18/6/2018), merupakan kesalahan dari Pemkab Simalungun.

"Pemkab Samosir berasa bertanggung jawab secara moral. Ini bagian dari kesalahan kami," ucapnya di hadapan Luhut.

Diketahui, pencarian KM Sinar Bangun dan 164 penumpang yang tenggelam rencananya akan dihentikan Selasa (3/7/2018). Selain batas waktu yang sudah habis setelah tujuh hari dan tambahan sembilan hari pencarian, Basarnas beralasan evakuasi korban sangat sult dilakukan karena keterbatasan peralatan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Haru! Tabur Bunga Tutup Pencarian Mahasiswa Calon Pastor Tenggelam di Air Terjun Situmurun

57 tahun lalu

Mahasiswa Calon Pastor Tenggelam di Air Terjun Situmurun, Ibu Histeris di Tepi Danau Toba

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Danau Toba, Akses Mudah Menuju Destinasi Wisata Super Prioritas

57 tahun lalu

Bupati Taput JTP Dorong Medical Tourism, Amos Simanjuntak: Yakin Moncer bila KEK Toba Terwujud

57 tahun lalu

Polda Sumut Kerahkan 1.100 Personel Amankan Powerboat dan Aquabike Danau Toba 2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal