LANGKAT, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Sumatra Utara (Sumut) yang menjerat Bupati LangkatSyah Afandin. Dalam operasi tersebut, sejumlah pihak ditangkap penyidik KPK.
Seusai OTT KPK, suasana di lingkungan Kantor Bupati Langkat, Jalan Proklamasi, Kecamatan Stabat, tampak sepi pada Jumat (3/7/2026) pagi. Tidak terlihat aktivitas pejabat di dalam kantor, hanya petugas Satpol PP dan pegawai piket yang berjaga di area sekitar kantor.
Sejumlah pintu menuju ruang kerja Bupati Langkat juga tampak telah disegel penyidik KPK. Segel tersebut bertuliskan “Dalam Pengawasan KPK” dan ditandatangani oleh penyidik bernama Bayu.
Seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak mengetahui pasti kapan segel tersebut dipasang. Namun dia memastikan segel baru terlihat pada Jumat pagi.
“Saya baru lihat tadi pagi seperti itu (penyegelan),” ujarnya, Jumat (3/7/2026).