Pasca-OTT Hakim, Komisioner KY Datangi Pengadilan Tinggi Medan

Stepanus Purba
Komisioner KY Sukma Violetta memberikan keterangan kepada awak media di Pengadilan Tinggi Medan. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba).

Medan, iNews.id - Komisi Yudisial (KY) mengunjungi Pengadilan Tinggi (PT) Medan, pasca-operasi tangkap tangan (OTT) empat hakim, dua panitera dan dua orang dari swasta oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa ( 28/8/2018). Kunjungan tersebut untuk memastikan PT Medan tetap berada di jalurnya.

Komisioner KY Sukma Violetta mengatakan akan mendorong lembaga peradilan terutama PT Medan untuk terus mengawasi PN. "Kami berharap peradilan berjalan tidak hanya menjadi segera motto atau aturan saja. Pengadilan harus mampu membuktikan hal itu untuk menjadi baik dan bersih," kata Sukma dalam kunjungannya bersama Kepala Biro Pengawasan Hakim Kemas Roni, Rabu (29/8/2018).

Dia menjelaskan dari hasil diskusi dengan Ketua PT Tinggi Medan Cicut Sutiarso, peristiwa tersebut akan dijadikan sebuah pelajaran berharga untuk meningkatkan kualitas peradilan ke depan. "Apapun yang tidak terjadi saat ini, tidak boleh ada kata putus asa dalam perbaikan peradilan. Ini harus dijadikan sumber semangat kepada seluruh petugas di lembaga peradilan untuk menjadi yang lebih baik lagi ke depan" ujarnya.

Menurutnya, peristiwa di PN Medan tidak terjadi secara kebetulan namun sudah melalui proses yang panjang. "Kami juga memiliki catatan-catatan para hakim di PN Medan. Mereka memiliki catatan integritas yang kurang baik. Ini juga sudah kami sampaikan ke PT Medan termasuk juga Mahkamah Agung (MA)," katanya.

Sukma berharap nantinya PT dan MA memperhatikan apa saja yang menjadi catatan KY terkait kondisi peradilan di Medan saat ini. Selain itu, KY bersama MA serta jajaran pengadilan akan memperkuat pembinaan integritas hakim.

"Ini sangat penting untuk diperhatikan, jika kejadian seperti ini tidak ingin berulang kembali. KY akan monitoring pelanggaran yang akan dilakukan oleh hakim," ujar dia.

Editor : Muhammad Saiful Hadi
Artikel Terkait
6 hari lalu

Profil Anom Widiyantoro Bupati Pemalang yang Terjaring OTT KPK, Ini Jejak Kariernya

6 hari lalu

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Kena OTT KPK, Pemkab Pastikan Pelayanan Tetap Normal

6 hari lalu

KPK Segel Kantor Dinas PUPR dan 2 Rumah di Pemalang, Istri Bupati Dijemput dari Pendopo

25 hari lalu

Bupati Sukoharjo Etik Suryani Dibawa ke Jakarta Usai OTT KPK, 6 Koper Ikut Diamankan

25 hari lalu

Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terjaring OTT KPK Kasus Dugaan Pemerasan Perangkat Daerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal