WNA China Tewas Terlilit Kabel Charger di Tapanuli Utara, Luka Bakar di Dada dan Leher

Robert Fernando H Siregar
Ilustrasi WNA China tewas dalam mes perusahaan di Tapanuli Utara, Sumatera Utara. (Foto: Ist)

TAPANULI UTARA, iNews.id - Warga negara asing (WNA) asal China bernama Dong Bo (51) tewas dalam mes PT Nusantara Hidrotama (NH), di Kelurahan Onan Hasang, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Provinsi Sumatera Utara. Korban ditemukan meninggal dunia, Senin (9/10/2023) pukul 18.00 WIB.

Kasi Humas Polres Taput Ipda B Gultom mengatakan, korban Dong Bo pertama kali ditemukan tewas oleh karyawan PT NH. Saat itu posisi korban terlilit kabel listrik (charger Hàndphone) serta mengalami luka bakar sekitar bagian dada dan leher hingga bokong.

Polisi kemudian investigasi ke tempat kejadian perkara (TKP) lalu mengevakuasi jenazah ke kamar mayat RSUD Tarutung guna identifikasi awal.

"Saat ini kami sudah memanggil 9 saksi untuk dimintai keterangan guna keperluan investigasi dan jenazah telah dikirim ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk autopsi," kata Gultom, Selasa (10/10/2023).

Menurutnya, korban Dong Bo merupakan salah satu pekerja asing yang melamar kerja melalui aplikasi di China dan datang ke Indonesia tertanggal 7 Oktober 2023 untuk survei tempat. Dia bekerja di PT Nusantara Hidrotama dan Dong Bo dikabarkan hanya memiliki paspor.

Informasi yang dihimpun, PT Nusantara Hidrotama yang ada di Kelurahan Onan Hasang, Kecamatan Pahae Julu Taput merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Pembangkit Listrik Tenaga Mikro dan masih baru akan dibangun.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
6 hari lalu

5 WNA Inggis Sekeluarga Terseret Arus di Pantai Lombok Barat, 1 Orang Tewas

17 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tembak DPO KKB di Tembagapura, Pernah Terlibat Serangan di Freeport

19 hari lalu

WNA Papua Nugini Ditangkap di Jayapura, Bawa 40 Paket Ganja Seberat 500 Gram

1 bulan lalu

Respons Ni Luh Djelantik soal Viral Klub Lari di Bali Diduga Tolak WNI: Ini Tanah Kami!

1 bulan lalu

Viral Klub Lari di Bali Diduga Diskriminatif, Tolak WNI dan Hanya Terima Warga Asing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal