Belum Genap 6 Bulan, Kemenag Kota Yogyakarta Temukan 24 Kasus Pernikahan Dini

Antara
Ilustrasi Pernikahan Anak (Foto: ilustrasi)

YOGYAKARTA, iNews.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta mencatat kasus pernikahan anak di bawah umur masih tinggi. Dalam rentang Januari sampai dengan Mei, sudah ada 24 kasus. 

“Terhitung sejak Januari-Mei tahun ini sudah ada 24 dispensasi perkawinan untuk pernikahan di bawah umur,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta Nur Abadi, Selasa (6/9/2022). 

Sesuai Undang-Undang Perkawinan, usia calon pengantin berusia minimal 19 tahun. Pernikahan dini, berpotensi untuk meningkatkan risiko stunting pada anak yang akan dilahirkan. Sebab orang tuanya secara psikis dan fisik serta ekonomi belum siap.  

Kementerian Agama telah melakukan kerja sama dengan BKKBN dalam pencegahan stunting. Ujung tombak program ini adalah memaksimalkan peran Kantor Urusan Agama (KUA) dalam melakukan bimbingan perkawinan. 

Program ini diwujudkan dalam program pendampingan, konseling, dan pemeriksaan kesehatan terhitung sejak tiga bulan sebelum calon pengantin menikah. Harapannya calon pengantin semakin siap dalam berumah tangga dan mewujudkan ketahanan keluarga yang baik.  

Menurutnya, dulu KUA dulu tidak klausul stunting dalam bimbingan perkawinan. Kerja sama ini menjadikan KUA memiliki peranan penting dalam pencegahan stunting.  

“Peran KUA tidak hanya mencatat pernikahan, namun juga bimbingan kepada masyarakat dalam pembinaan keluarga melalui bimbingan perkawinan untuk calon pengantin di Pusat Pembelajaran Keluarga, dan program Pusaka Sakinah,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
10 hari lalu

Kuota Pertalite Dibatasi, Pengemudi Ojol di Jogja Kelimpungan Cari BBM Bersubsidi

15 hari lalu

Susuri Hutan Curug Lawe demi Dokumentasikan Reptil, Pemuda Ini Jatuh ke Jurang 40 Meter

16 hari lalu

Miris! Lansia Sebatang Kara di Jogja Masuk Desil 10, Dicoret Penerima Bansos

21 hari lalu

Gempa Flores Rusak 72 Madrasah, Kemenag Salurkan 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar

2 bulan lalu

Jogja Mencekam! Rombongan Pemotor Diserang Warga gegara Kesal Suara Knalpot Brong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal